Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Menolak Lupa, GMII Kembali Tekan KPK Soal Penanganan Kasus yang Dinilai Lamban

Menolak Lupa, GMII Kembali Tekan KPK Soal Penanganan Kasus yang Dinilai Lamban

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
  • visibility 147
  • comment 0 komentar
  • Menolak Lupa, GMII Kembali Tekan KPK Soal Penanganan Kasus yang Dinilai Lambanu

 

Jakarta, [20/01/2026] – Gerakan Mahasiswa Intelektual Indonesia (GMII) kembali menegaskan sikap kritisnya terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) yang dinilai lamban dan tidak menunjukkan langkah konkret dalam menangani dugaan tindak pidana korupsi terkait kontrak jasa sewa alat berat bernilai Rp 890 miliar di lingkungan PT Antam Tbk.

 

GMII menilai, hingga saat ini KPK RI belum memberikan kejelasan kepada publik, meskipun isu tersebut telah disuarakan secara terbuka melalui rangkaian aksi unjuk rasa yang telah dilakukan berulang kali.

 

Ketua umum GMII, Edrian Saputra, menyampaikan bahwa sikap diam dan berlarut-larutnya penanganan kasus ini memunculkan kecurigaan publik terhadap integritas penegakan hukum.

Baca Juga:  Gelar Aksi Lanjutan, Formasi Desak KPK Panggil dan Periksa Anggota DPR RI Asal Sultra RB dan Eks Kepala BWS Wilayah 4 Kendari

 

“Kami tidak sedang menuduh, tetapi kami menduga adanya pembiaran yang sistematis. Ketika kasus bernilai hampir satu triliun rupiah disuarakan berkali-kali namun tidak ditindaklanjuti secara terbuka, maka wajar jika publik menduga adanya potensi kongkalikong antara penegak hukum dan pihak perusahaan,” tegas Edrian.

 

Menurutnya, diamnya KPK justru memperbesar spekulasi dan merusakkepercayaan masyarakat terhadap lembaga antirasuah.

 

GMII kembali menyoroti kontrak jasa sewa alat berat Nomor A000001264/9231/DAT/2021 antara PT Antam Tbk dan PT Satria Jaya Sultra (SJS) dengan nilai Rp 890.000.000.000,00.

 

GMII menilai kontrak dengan nilai sebesar itu wajib dilakukan melalui mekanisme tender atau pelelangan terbuka, sesuai dengan ketentuan pengadaan barang dan jasa BUMN serta prinsip Good Corporate Governance (GCG). Namun hingga kini, tidak ada penjelasan terbuka dan transparan kepada publik.

Baca Juga:  KPD–Wilalang Bantah Isu Negatif Terhadap PT AKP, Beberkan Temuan Investigasi Lapangan

Aksi Berulang: GMII Nilai KPK Kehilangan Kepekaan Krisis

 

GMII menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan aksi unjuk rasa hingga tujuh kali di KPK RI dan Kejaksaan Agung RI. Namun demikian, tidak adanya perkembangan penanganan kasus membuat GMII menilai KPK kehilangan sense of crisis dalam menghadapi dugaan korupsi berskala besar.

 

“Jika lembaga antikorupsi lamban menghadapi kasus besar, maka itu akan menjadi sinyal berbahaya. Pelaku korupsi akan merasa aman, dan angka korupsi akan terus meningkat,” ujar Edrian.

 

Sebagai bentuk keseriusan dan tekanan moral kepada penegak hukum, GMII menegaskan bahwa aksi unjuk rasa tidak akan berhenti.

Baca Juga:  Ketum DPP KNPI Putri Khairunnisa Resmi Buka MUSDA DPD KNPI Sultra, Dihadiri Sekda Sultra 

 

“Kami tegaskan, GMII akan kembali menggelar aksi unjuk rasa hingga aksi ke-8. Ini adalah peringatan keras kepada KPK RI agar tidak main-main dan tidak membiarkan kasus ini mengendap tanpa kejelasan,” kata Edrian Saputra.

 

Ia menambahkan bahwa eskalasi aksi akan terus dilakukan selama tidak ada langkah hukum nyata yang diumumkan secara terbuka kepada publik.

GMII menegaskan bahwa perjuangan ini dilakukan semata-mata untuk menjaga integritas penegakan hukum dan menyelamatkan keuangan negara.

 

“Kami tidak akan berhenti. Selama hukum tidak ditegakkan secara adil, GMII akan terus berada di jalan,” tutup Edrian.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • *Penghentian Penyelidikan Laporan Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD konawe, Pelapor: Ada Kongkalikong Penyidik dan Oknum Anggota DPRD.*

    *Penghentian Penyelidikan Laporan Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD konawe, Pelapor: Ada Kongkalikong Penyidik dan Oknum Anggota DPRD.*

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 196
    • 0Komentar

      KENDARI_ Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD kabupaten Konawe Fraksi PKB yang dilaporkan Pada 11 September 2025 Telah Di Hentikan Penyelidikan Oleh Penyidik Krimum Polda Sultra. Baca Juga:  KPD–Wilalang Bantah Isu Negatif Terhadap PT AKP, Beberkan Temuan Investigasi Lapangan

  • Laporan Resmi Diterima Divhumas Mabes Polri, Kapolres Konawe Utara Berpotensi Diperiksa

    Laporan Resmi Diterima Divhumas Mabes Polri, Kapolres Konawe Utara Berpotensi Diperiksa

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Jakarta, 9 Januari 2026. Persatuan Pemuda dan Mahasiswa Sulawesi Tenggara Jakarta (PERSAMA Sultra-Jakarta) secara resmi melaporkan Kapolres Konawe Utara ke Mabes Polri. Laporan ini terkait dugaan pembiaran dan kelalaian dalam pencegahan serta penindakan aktivitas pertambangan ilegal di kawasan hutan lindung Kabupaten Konawe Utara.   Laporan tersebut dilayangkan karena aktivitas pertambangan di kawasan hutan lindung Konawe […]

  • “Diduga Manipulasi dan Rekayasa Dokumen”: Mahasiswa Adukan Ketua Kadin Sultra di Kejagung RI

    “Diduga Manipulasi dan Rekayasa Dokumen”: Mahasiswa Adukan Ketua Kadin Sultra di Kejagung RI

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 168
    • 0Komentar

    JAKARTA -18-12-2025– Sejumlah kelompok mahasiswa kembali menyuarakan tuntutan keras kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) agar segera memanggil dan memeriksa Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra), Desakan ini didasarkan pada temuan serius terkait dugaan penggunaan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) palsu, manipulasi administrasi, serta praktik penambangan ilegal yang diduga […]

  • Gelar Aksi Lanjutan, Formasi Desak KPK Panggil dan Periksa Anggota DPR RI Asal Sultra RB dan Eks Kepala BWS Wilayah 4 Kendari

    Gelar Aksi Lanjutan, Formasi Desak KPK Panggil dan Periksa Anggota DPR RI Asal Sultra RB dan Eks Kepala BWS Wilayah 4 Kendari

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Himpunan Pemuda 21 Nusantara (HP21N) yang tergabung dalam Forum Masyarakat Anti Korupsi (Formasi) kembali menggelar aksi demonstrasi di depan gedung KPK RI, Rabu, 26/11. Formasi mendesak agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera memanggil dan memeriksa oknum anggota DPR RI Dapil Sulawesi Tenggara inisial RB terkait beberapa […]

  • photo_camera 1

    The Best Productivity Tools for Remote Work

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 505
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Mahasiswa Desak DPP Gerindra Pecat Jemi Safrul Imran

    Mahasiswa Desak DPP Gerindra Pecat Jemi Safrul Imran

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Dalam aksi tersebut, peserta membawa berbagai spanduk dan pernyataan sikap yang memuat sejumlah dugaan pelanggaran etika kepartaian. Mereka menilai Jemi Safrul Imran diduga mendukung pasangan calon Bupati Konawe pada Pilkada 2024 yang bukan merupakan rekomendasi resmi Partai Gerindra. Selain itu, massa juga menyoroti status Jemi yang disebut belum secara resmi mengundurkan diri dari jabatan Direktur […]

expand_less