Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Logika Sesat Konsep Pencemaran Nama Baik: Sebuah Kajian Kritis dalam Kasus Ijazah Jokowi

Logika Sesat Konsep Pencemaran Nama Baik: Sebuah Kajian Kritis dalam Kasus Ijazah Jokowi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 31 Des 2025
  • visibility 77
  • comment 0 komentar

Logika Sesat Konsep Pencemaran Nama Baik: Sebuah Kajian Kritis dalam Kasus Ijazah JokowiJakarta – Kawasan pusat perbelanjaan Mangga Dua Square kembali diguncang isu serius. Dugaan praktik penipuan dan penggelapan uang dengan modus kerja sama bisnis mencuat, menyeret nama seorang wanita bernama Eva Arafiah (EA), 38 tahun, kelahiran Cianjur, yang kini berdomisili di Sawah Besar, Jakarta Pusat. Kasus ini menimbulkan keresahan luas di kalangan pengunjung, pekerja, hingga rekan bisnis di lingkungan Mangga Dua Square.

Informasi yang dihimpun media ini menunjukkan bahwa EA, yang dikenal berprofesi sebagai wiraswasta di Mangga Dua Square, menjalankan aksinya dengan janji manis berupa bagi hasil usaha yang menggiurkan. Para calon korban diminta menyetorkan sejumlah uang sebagai modal usaha melalui transfer bank.

Baca Juga:  Design Transcended: When Art Meets Technology in Gadgetry

Namun, bukannya keuntungan yang diterima, uang tersebut justru lenyap tanpa jejak. Setelah dana masuk, EA mendadak sulit dihubungi, bahkan menghilang dari lokasi tempat ia biasa beraktivitas.

EA diketahui berjualan tas dan produk fashion wanita. Namun, pola aksinya berpindah-pindah tempat, seolah sengaja menghindari jejak. Dengan cara ini, korban dari berbagai kalangan pun berjatuhan, mulai dari pengunjung biasa hingga orang-orang yang bekerja di lingkungan Mangga Dua Square.

Seorang saksi bernama Rere, yang pernah bekerja bersama pelaku, menegaskan bahwa jumlah korban sudah cukup banyak. “Ada pegawai bagian maintenance di Mangga Dua Square juga yang kena, kerugiannya mencapai Rp30 juta. Polanya sama, dijanjikan kerja sama, tapi setelah uang masuk, dia menghilang,” ungkap Rere pada Jumat, 26 Desember 2025 lalu.

Baca Juga:  BAPEMNUS Resmikan Sekretariat, Tegaskan Arah Perjuangan dan Agenda Strategis Pemuda Mahasiswa Nusantara

Ironisnya, bukan hanya rekan kerja atau pengunjung yang menjadi korban. Kerabat dekat pelaku pun turut terjerat. Rere menyebutkan seorang temannya bernama Elsa mengalami kerugian sebesar Rp13 juta, yang hingga kini belum dikembalikan. Fakta ini memperlihatkan betapa luas jangkauan aksi EA, tanpa pandang bulu, bahkan terhadap orang-orang yang memiliki kedekatan personal dengannya.

Berdasarkan data yang diperoleh dari para korban, identitas dan ciri-ciri umum dari terduga pelaku penipuan: nama Eva Arafiah, jenis kelamin perempuan, tempat lahir Cianjur, kulit putih, murah senyum, rambut hitam panjang lurus tergerai, mengaku tinggal di Kelurahan Mangga Dua Selatan, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. EA kerap terlihat di area Mangga Dua Square. Ia sudah cukup dikenal di Kawasan Mangga Dua Square, namun kini reputasinya tercoreng akibat dugaan praktik penipuan yang merugikan banyak pihak.

Baca Juga:  Sempat di Teror Dan Tolak Upaya Suap, PPI Ungkap Oknum Polisi Yang Terlibat Limbah di Kawasan Berikat Morosi

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat, khususnya pengunjung dan pekerja di area Mangga Dua Square. Tawaran kerja sama bisnis dengan iming-iming keuntungan besar patut dicurigai, terlebih jika dilakukan oleh oknum dengan identitas dan ciri-ciri fisik yang disebutkan di atas. Jangan mudah tergiur janji manis, karena risiko kehilangan uang sangat besar.

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan segera melaporkan ke pihak berwenang jika menemukan indikasi serupa. Dugaan penipuan ini bukan sekadar masalah kecil, melainkan ancaman nyata terhadap keamanan finansial warga. Dengan semakin banyak korban yang berjatuhan, kasus ini harus segera ditindaklanjuti agar tidak menelan korban baru. (TIM/Red)

editor: Masda

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • *Janji Pergantian Camat Tak Kunjung Terwujud, Masyarakat Besulutu Kembali Tagih Komitmen Pemda Konawe*

    *Janji Pergantian Camat Tak Kunjung Terwujud, Masyarakat Besulutu Kembali Tagih Komitmen Pemda Konawe*

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Konawe – Aliansi Masyarakat Besulutu Menggugat kembali menagih komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe terkait rencana pergantian Camat Besulutu yang hingga kini belum terealisasi. Janji tersebut telah disampaikan sejak Agustus 2025, namun sampai hari ini belum ada keputusan maupun kejelasan resmi dari pemerintah daerah.   Janji itu disampaikan dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Rumah Jabatan […]

  • Hilal Tak Memenuhi Kriteria, 1 Syawal 1447 H Berpotensi Jatuh 21 Maret 2026

    Hilal Tak Memenuhi Kriteria, 1 Syawal 1447 H Berpotensi Jatuh 21 Maret 2026

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Hilal Tak Memenuhi Kriteria, 1 Syawal 1447 H Berpotensi Jatuh 21 Maret 2026   JAKARTA – Hasil pemaparan dalam Sidang Isbat penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah menunjukkan posisi hilal di Indonesia belum memenuhi kriteria visibilitas pada 29 Ramadan 1447 H atau 19 Maret 2026.   Berdasarkan data yang disampaikan, kriteria MABIMS (3-6,4) belum terpenuhi secara […]

  • Ampuh Sultra Minta Kejari Konawe Usut Dugaan Korupsi Di Setda dan Sekretariat DPRD Konut Sebesar 700 Juta.

    Ampuh Sultra Minta Kejari Konawe Usut Dugaan Korupsi Di Setda dan Sekretariat DPRD Konut Sebesar 700 Juta.

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Ampuh Sultra Minta Kejari Konawe Usut Dugaan Korupsi Di Setda dan Sekretariat DPRD Konut Sebesar 700 Juta. Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menyoroti kasus dugaan korupsi yang terjadi di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo mengatakan berdasarkan data yang ada kasus dugaan korupsi di Sekretariat Daerah (Setda) […]

  • ALIANSI MAHASISWA SULTRA – JAKARTA BERSATU: Desak Kejagung RI Periksa Kades Bungguosu

    ALIANSI MAHASISWA SULTRA – JAKARTA BERSATU: Desak Kejagung RI Periksa Kades Bungguosu

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Jakarta, 08 Desember 2025 – Aliansi Mahasiswa Sulawesi Tenggara – Jakarta Bersatu menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk mendesak aparat penegak hukum agar segera memeriksa Kepala Desa Bungguosu, Kecamatan Lembo, Kabupaten Konawe Utara, atas dugaan kuat penyalahgunaan anggaran desa. Aksi ini dipimpin oleh Edrian Saputra selaku Koordinator Lapangan, yang menegaskan […]

  • photo_camera 1

    The Best Productivity Tools for Remote Work

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 505
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • BAPEMNUS Desak Pemerintah Transparan Terkait Isu Bandara Khusus IMIP Morowali

    BAPEMNUS Desak Pemerintah Transparan Terkait Isu Bandara Khusus IMIP Morowali

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Jakarta, 5 Desember 2025 — Barisan Pemuda Mahasiswa Nusantara (BAPEMNUS) menyoroti isu pembangunan dan pengoperasian Bandara Khusus PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, yang belakangan menuai perhatian publik. Ketua Umum BAPEMNUS, Nabil Dean, S.Ap, menegaskan bahwa proyek bandara yang dikelola korporasi raksasa harus memenuhi seluruh ketentuan hukum, aspek keselamatan, serta […]

expand_less