Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » “Diduga Manipulasi dan Rekayasa Dokumen”: Mahasiswa Adukan Ketua Kadin Sultra di Kejagung RI

“Diduga Manipulasi dan Rekayasa Dokumen”: Mahasiswa Adukan Ketua Kadin Sultra di Kejagung RI

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 18 Des 2025
  • visibility 205
  • comment 0 komentar

JAKARTA -18-12-2025– Sejumlah kelompok mahasiswa kembali menyuarakan tuntutan keras kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) agar segera memanggil dan memeriksa Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra), Desakan ini didasarkan pada temuan serius terkait dugaan penggunaan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) palsu, manipulasi administrasi, serta praktik penambangan ilegal yang diduga berlangsung masif di Kabupaten Konawe Utara.

Koordinator aksi Adrian Moita mengungkapkan adanya indikasi kuat praktik “pencaplokan” wilayah tambang melalui rekayasa dokumen dan manipulasi identitas perusahaan. Berdasarkan data yang dihimpun mahasiswa, IUP OP dengan Kode Wilayah KW 07.STP 082 seluas 218 hektare yang berlokasi di Desa Waturambaha, Kecamatan Lasolo Kepulauan, secara sah tercatat atas nama PT Sultra Jembatan Mas, sebagaimana tertuang dalam SK Bupati Konawe Utara Nomor 291 Tahun 2011.

Baca Juga:  *Desak Kejagung RI dan KPK RI Periksa Dugaan Korupsi Dana Desa Andumowu Tahun 2021–2025*

Namun, pada Oktober 2011 muncul dugaan permohonan perubahan nama perusahaan dari PT Sultra Jembatan Mas menjadi PT PKS, yang diduga kuat dilakukan secara melawan hukum.

“Ini sangat janggal dan merupakan aroma kejahatan administrasi yang terang-benderang. Bagaimana mungkin ada permohonan perubahan nama menjadi PT PKS pada tahun 2011, sementara PT PKS sendiri baru didirikan pada tahun 2017 berdasarkan Akta Notaris Rayan Riadi dan baru memperoleh pengesahan Kemenkumham pada Januari 2018,” tegas perwakilan mahasiswa. Rabu, (17/12/25)

Mahasiswa menilai fakta ini cukup menjadi dasar bagi Kejagung untuk mendalami dugaan pemalsuan dokumen negara dan penyalahgunaan kewenangan dalam sektor pertambangan.

Perambahan Hutan dan Potensi Kerugian Negara Triliunan Rupiah

Tak hanya berhenti pada dugaan IUP palsu, mahasiswa juga menyoroti aktivitas pertambangan yang diduga dilakukan oleh PT Putra Kendari Sejahtera (PKS) dan PT Masempo Dalle di kawasan hutan produksi dan hutan lindung Konawe Utara. Dalam dugaan tersebut, Anton Timbang disebut sebagai aktor sentral yang memiliki peran penting di balik operasi tambang bermasalah tersebut.

Baca Juga:  The Future of Mixed Reality: Blending the Virtual and the Real

Aktivitas penambangan ini dinilai telah menimbulkan kerusakan lingkungan serius serta berpotensi menyebabkan kerugian negara hingga triliunan rupiah, baik dari hilangnya potensi PNBP maupun kerusakan ekosistem hutan.

“Secara kasat mata, mereka menambang nikel di kawasan hutan tanpa izin yang sah. Ironisnya, Ditjen Minerba justru meloloskan RKAB perusahaan-perusahaan yang jelas bermasalah secara hukum. Ini patut diduga sebagai bentuk pembiaran sistematis,” tambahnya.

Poin Tuntutan Mahasiswa

Mendesak Kejaksaan Agung RI segera memanggil dan memeriksa Anton Timbang, Ketua Kadin Sultra, terkait dugaan keterlibatannya dalam kejahatan pertambangan dan manipulasi dokumen IUP.

Baca Juga:  Menambang Dalam Kawasan Hutan Tanpa Izin,IMPH Desak Dirjen Minerba Untuk Tidak Mengeluarkan RKAB PT.AMI & PT.AMINDO

Meminta Kejagung mengusut tuntas dugaan pemalsuan IUP OP Kode Wilayah KW 07.STP 082 yang diduga melibatkan direksi PT PKS.

Mendesak pencabutan RKAB PT PKS dan PT Masempo Dalle, serta pemberian sanksi tegas terhadap oknum Ditjen Minerba yang diduga membiarkan kerugian negara terus berlangsung.

Menuntut penegak hukum menangkap dan mengadili seluruh aktor yang terlibat dalam perambahan hutan lindung di Konawe Utara demi supremasi hukum dan kelestarian lingkungan.

Mahasiswa menegaskan bahwa kasus ini merupakan ujian serius bagi integritas Kejaksaan Agung dalam memberantas mafia tambang di Sulawesi Tenggara. Mereka memastikan akan terus menggelar aksi massa dan membuka data lanjutan hingga seluruh aktor intelektual dan pelaku lapangan diseret ke meja hijau.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LIDIK Sultra Resmi Melaporkan Oknum Komisioner KPUD ke DKPP: Data Audit Internal KPU RI dan Bukti Transaksi Komisioner Resmi Diserahkan

    LIDIK Sultra Resmi Melaporkan Oknum Komisioner KPUD ke DKPP: Data Audit Internal KPU RI dan Bukti Transaksi Komisioner Resmi Diserahkan

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 286
    • 0Komentar

    ‎ ‎Jakarta, Lembaga Intelektual Demokrasi Indonesia (LIDIK) Sultra Jakarta resmi menyerahkan seluruh bukti permulaan kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI terkait dugaan pelanggaran etik dan penyalahgunaan dana hibah Pilkada oleh jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Konawe Utara. ‎ ‎Berkas pelaporan yang disampaikan LIDIK Sultra tersebut terdiri dari dua komponen utama, yaitu data audit […]

  • “PPWI Sultra Desak Presiden Prabowo Perketat Penertiban Tambang Ilegal di Hutan Lindung”

    “PPWI Sultra Desak Presiden Prabowo Perketat Penertiban Tambang Ilegal di Hutan Lindung”

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Tambang Ilegal Merajalela di Hutan Lindung, PPWI Sultra Tantang Presiden Prabowo Evaluasi Satgas PKH. KENDARI — Menjelang rencana kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam agenda peresmian Kampung Nelayan di Kabupaten Konawe, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Sultra melayangkan surat terbuka kepada Presiden.   Dalam keterangan resmi […]

  • Ketum DPP KNPI Putri Khairunnisa Resmi Buka MUSDA DPD KNPI Sultra, Dihadiri Sekda Sultra 

    Ketum DPP KNPI Putri Khairunnisa Resmi Buka MUSDA DPD KNPI Sultra, Dihadiri Sekda Sultra 

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Ketum DPP KNPI Putri Khairunnisa Resmi Buka MUSDA DPD KNPI Sultra, Dihadiri Sekda Sultra   KENDARI – Musyawarah Daerah (MUSDA) Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Sulawesi Tenggara resmi dibuka oleh Ketum DPP KNPI Pusat, Putri Khairunnisa.   Dalam acara pembukaan yang berlangsung khidmat di Hotel Claro Kendari dan penuh semangat […]

  • Laporan Resmi Diterima Divhumas Mabes Polri, Kapolres Konawe Utara Berpotensi Diperiksa

    Laporan Resmi Diterima Divhumas Mabes Polri, Kapolres Konawe Utara Berpotensi Diperiksa

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Jakarta, 9 Januari 2026. Persatuan Pemuda dan Mahasiswa Sulawesi Tenggara Jakarta (PERSAMA Sultra-Jakarta) secara resmi melaporkan Kapolres Konawe Utara ke Mabes Polri. Laporan ini terkait dugaan pembiaran dan kelalaian dalam pencegahan serta penindakan aktivitas pertambangan ilegal di kawasan hutan lindung Kabupaten Konawe Utara.   Laporan tersebut dilayangkan karena aktivitas pertambangan di kawasan hutan lindung Konawe […]

  • GMII Desak Dirjen Minerba Tolak Penerbitan RKAB CV. Unaaha Bakti Persada

    GMII Desak Dirjen Minerba Tolak Penerbitan RKAB CV. Unaaha Bakti Persada

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Jakarta, [08/01/2026] Gerakan Mahasiswa Intelektual Indonesia (GMII) dengan tegas mendesak Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM Republik Indonesia untuk tidak menerbitkan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) aMilik perusahaan CV. Unaaha Bakti Persada, yang diduga kuat telah melakukan pelanggaran serius di sektor pertambangan dan kehutanan.   Berdasarkan data dan temuan yang dihimpun […]

  • “Penyelidikan Kasus Dana Hibah Janggal” LIDIK Sultra-Jakarta: Kejari Konawe Diduga Lindungi Komisioner KPUD Konut

    “Penyelidikan Kasus Dana Hibah Janggal” LIDIK Sultra-Jakarta: Kejari Konawe Diduga Lindungi Komisioner KPUD Konut

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 354
    • 0Komentar

    jakarta, 20/11/2025 LIDIK Sultra-Jakarta Menilai bahwa  Pernyataan Kejaksaan Negeri Konawe yang menyebut belum dapat menetapkan tersangka karena menunggu hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara (PKKN) menuai kritik keras dari Lembaga Intelektual Demokrasi Indonesia (LIDIK) Sultra Jakarta. ‎ ‎Robby Anggara atau yang kerap di sapa Robby, minta Kejari Konawe berhenti menyampaikan pernyataan spekulatif yang seolah-olah sudah […]

expand_less