Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hadiri Undangan Seminar dan Ulang Tahun Ke-18 PPWI, Bertemu Tokoh Jurnalis Senior Ali Syarief dan Sejumlah Dubes*

Hadiri Undangan Seminar dan Ulang Tahun Ke-18 PPWI, Bertemu Tokoh Jurnalis Senior Ali Syarief dan Sejumlah Dubes*

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
  • visibility 179
  • comment 0 komentar

_Oleh: Damai Hari Lubis, Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan Politik)_

 

Jakarta – Beberapa hari lalu, tepatnya pada Selasa (11/11/2025) di bilangan hotel berbintang di daerah Sunter (Jakarta Utara) saya hadiri ulang tahun ke-18 PPWI (Persatuan Pewarta Warga Indonesia) sekaligus acara seminar tentang program pemerintah MBG. Nampak pesertanya para pengurus daerah (Ketua Sekretaris Bendahara/KSB), yang diabsen per daerah, lalu dijawab dengan acungan jari dari delegasi (KSB) Sabang hingga Merauke.

 

Yang membuat saya terkesima, ternyata diantara tamu undangan terdapat pejabat Duta Besar dari belasan kedutaan besar negara sahabat. Mereka antara lain, Duta Besar Federasi Rusia, Mr. Sergei Tolchenov, bersama stafnya; Duta Besar Republik Iraq, Mr. Ammar Hameed Saadallah Al-Khalidy; Duta Besar Republik Mesir, Mr. Yasser Hassan Farag Elshemy; Duta Besar Republik Bangladesh, Mr. Tarikul Islam; Wakil Duta Besar Republik India, Mr. Kamlesh Singh Chauhan; Duta Besar Republik Sudan, Mr. Yassir Mohamed Ali; Duta Besar Republik Mozambique, Mr. Belmiro Jose Malate; dan Duta Besar Republik Afghanistan, Mr. Sa’dullah Baloch, bersama stafnya.

Baca Juga:  Sempat di Teror Dan Tolak Upaya Suap, PPI Ungkap Oknum Polisi Yang Terlibat Limbah di Kawasan Berikat Morosi

 

Dapat dimaklumi jika para duta besar tersebut hadir karena pengundangnya adalah Wilson Lalengke, tokoh jurnalis dan aktivis HAM terkemuka Indonesia. Sebagaimana banyak diketahui bahwa selaku Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke belum lama ini ikut memberi sumbangsih pidato di forum PBB yakni pada 8 Oktober 2025 yang materi utamanya berisi pesan perdamaian untuk Dewan Keamanan PBB terkait negara-negara di Gurun Sahara Barat (perbatasan Maroko-Ajazair), yang masih bertikai sejak beberapa dekade terakhir.

 

Wilson Lalengke, yang berpidato pada momen tersebut membangkitkan kebanggaan masyarakat bangsa ini, karena mengukir sejarah sosok pribadi WNI ternyata bisa eksis di New York di hadapan Dewan Keamanan di Markas Besar PBB. Beliau bukan mewakili pemerintah, melainkan suara masyarakat sipil, dan atas biaya sendiri, selaku aktivis Hak Asasi Manusia dan wartawan senior dari Indonesia, yang nyata lugas namun diplomatis sebagai pembicara non-pemerintah.

Baca Juga:  PERSAMA Sultra-Jakarta: Nilai Kapolres Konawe Utara Lalai Awasi Tambang di Hutan Lindung Yang Merajalela

 

Dan tidak bermaksud dibesar-besarkan, “gayung bersambut”, Raja Maroko, Yang Mulia King Mohamed VI menanggapi hasil pertemuan forum Dewan Keamanan PBB yang dihadiri Wilson, akhirnya Sang Raja menyampaikan pidato kepada rakyatnya, pada Jumat, 31 Oktober 2025. Urgensinya pidato Raja Maroko itu adalah bakal melahirkan babak baru mengenai penyelesaian konflik yang telah berlangsung hampir 50 tahun, yakni akan ada proses konsolidasi di negara Sahara ini, berupa solusi konsensual perihal otonomi pada wilayah titik tikai suku diperbatasan antara Maroko-Aljazair yang “dikuasai” oleh Front Polisario, sebuah gerakan kemerdekaan yang mewakili penduduk asli Sahrawi di Sahara Barat, yang didukung oleh Aljazair.

Baca Juga:  Laporan Resmi Diterima Divhumas Mabes Polri, Kapolres Konawe Utara Berpotensi Diperiksa

 

Lalu ada momen paling indah, di sela-sela ishoma, saya gunakan waktu ‘ngobrol ngalor-ngidul’ dengan sosok yang cukup saya kagumi karya jurnalistiknya, jurnalis berkelas Doktor Ustad Ali Syarief, pengajar Bahasa Indonesia, plus bahasa Inggris di Negara Sakura, Jepang. Perbincangan cukup santai, atau tepatnya dibawa dengan santai, karena topiknya sedikit hot tentunya, yaitu terkait perkembangan penegakan hukum tanah air (law behaviour) yang lumayan pelik dan sedikit ‘memuakan’.

 

Pesan “sang ulama yang jurnalis” Dr. Ali Syarief, agar bangsa ini butuh kesabaran, karena Presiden RI Prabowo Subianto tidak mudah membersihkan residu yang tertinggal ‘eks pola kepemimpinan era sebelumnya.’ Dan Sang Ustad berharap agar saya dan keluarga dapat berkunjung ke negara Sakura. Tentu itikad baiknya saya jawab Insya Allah, sambil tersenyum karena ajakannya terkandung “doa”. (*)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Israel-Hamas war live updates: Anti-U.S. opinion in Arab countries grows over support for Israel, leaders tell Blinken
    DPR

    Israel-Hamas war live updates: Anti-U.S. opinion in Arab countries grows over support for Israel, leaders tell Blinken

    • calendar_month Jum, 9 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 557
    • 0Komentar

    President Joe Biden was visiting Mother Emanuel AME Church in Charleston, South Carolina, on a campaign stop today when a group of war protesters interrupted his speech. “If you really care about the lives lost here, then you should honor the lives lost and call for a ceasefire in Palestine,” one protester shouted during his […]

  • Ampuh Sultra Minta Kejari Konawe Usut Dugaan Korupsi Di Setda dan Sekretariat DPRD Konut Sebesar 700 Juta.

    Ampuh Sultra Minta Kejari Konawe Usut Dugaan Korupsi Di Setda dan Sekretariat DPRD Konut Sebesar 700 Juta.

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Ampuh Sultra Minta Kejari Konawe Usut Dugaan Korupsi Di Setda dan Sekretariat DPRD Konut Sebesar 700 Juta. Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menyoroti kasus dugaan korupsi yang terjadi di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo mengatakan berdasarkan data yang ada kasus dugaan korupsi di Sekretariat Daerah (Setda) […]

  • Sempat di Teror Dan Tolak Upaya Suap, PPI Ungkap Oknum Polisi Yang Terlibat Limbah di Kawasan Berikat Morosi

    Sempat di Teror Dan Tolak Upaya Suap, PPI Ungkap Oknum Polisi Yang Terlibat Limbah di Kawasan Berikat Morosi

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 130
    • 0Komentar

      Kritik dugaan pelanggaran aktifitas Kawasan Berikat Morosi, Pergerakan Pemuda Indonsia (PPI) Melalui ketua umumnya mengaku sempat mendapat teror dari orang tidak di kenal (OTK) bahkan ada upaya suap   Ketua Umum PPI, Sulkarnain mengaku dirinya di teror oleh sejumlah orang melalui aplikasi whatsaapp di handpone seluler miliknya   “Ada beberapa kali saya di telpon […]

  • KPD–Wilalang Bantah Isu Negatif Terhadap PT AKP, Beberkan Temuan Investigasi Lapangan

    KPD–Wilalang Bantah Isu Negatif Terhadap PT AKP, Beberkan Temuan Investigasi Lapangan

    • calendar_month Ming, 23 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Konsorsium Putra Daerah Wiwirano, Landawe dan Langgikima (KPD-Wilalang) menyampaikan bantahan resmi terhadap berbagai informasi negatif yang diarahkan kepada PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (AKP). Mereka menilai tuduhan tersebut berasal dari pihak luar yang tidak memiliki keterkaitan sosial maupun historis dengan masyarakat Konawe Utara. Ketua Koalisi Rakyat Konawe Utara untuk Keadilan Tambang, Hendrik, mengatakan pihaknya telah […]

  • *Ketua BAPEMNUS Angkat Bicara, Terkait Isu Yang Beredar di Media Online*

    *Ketua BAPEMNUS Angkat Bicara, Terkait Isu Yang Beredar di Media Online*

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 90
    • 0Komentar

    “Nabil Dean, Ketua Barisan Pemuda dan Mahasiswa Nusantara (BAPEMNUS) mengatakan bahwa surat panggilan saksi harus nya di tujukan kepada bapak YENIAYAS LATORUMO selaku Direktur Utama PT. MJ pada tahun 2015 s/d 2022”. Ujarnya  ” Nabil Dean atau sering di sapa Nabil, juga menjelaskan bahwa pada pelaksanaan pertambangan dilakukan oleh perusahaan kontraktor mining yaitu PT. Anugra […]

  • “Ampuh Sultra, Soroti dan Desak Komisi Yudisial Periksa Hakim Yang Memutus Perkara Owner saraskin”

    “Ampuh Sultra, Soroti dan Desak Komisi Yudisial Periksa Hakim Yang Memutus Perkara Owner saraskin”

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 197
    • 0Komentar

    jakarta,19,nov,2025. Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyoroti vonis ringan yang di jatuhkan oleh Pengadilan Negeri Kendari terhadap Owner Saraskin Kendari. Pasalnya, Owner Saraskin Kendari Nurmaya Santi telah di vonis bersalah memproduksi serta menjual kosmetik berbahaya namun hanya di jatuhi hukuman penjara selama 1 Tahun saja. Menanggapi hal itu, Direktur Ampuh Sultra, Hendro […]

expand_less