Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Dugaan Pelanggaran K3 Hingga Sebabkan Kematian, Ampuh Sultra Resmi Laporkan PT. TRK ke Ditjen Binwasnaker

Dugaan Pelanggaran K3 Hingga Sebabkan Kematian, Ampuh Sultra Resmi Laporkan PT. TRK ke Ditjen Binwasnaker

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 18 Des 2025
  • visibility 137
  • comment 0 komentar

Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi melaporkan PT. Tambang Rejeki Kolaka (TRK) di Direktorat Jendral (Ditjen) Pembinaan dan Pengawasan Ketenaga Kerjaan (Binwasnaker) Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) pada Kamis, 18/12.

Laporan tersebut memuat dugaan pelanggaran Ketenagakerjaan dan K3 oleh PT. Tambang Rejeki Kolaka (TRK) sebanyak 3 kali dalam delapan bulan terakhir.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo. Dugaan pelanggaran K3 oleh PT. TRK sudah tidak dapat di tolerir lagi. Oleh sebab itu, pihaknya berharap agar Ditjen Binwasnaker dan K3 segera memberikan sanksi tegas kepada PT. TRK.

“Dalam waktu 8 bulan saja sudah 3 kali terlibat Kecelakaan Kerja, seharusnya ini tidak bisa di tolerir lagi. Apalagi sampai menyebabkan kematian”. Katanya kepada media ini, Kamis, (18/12/25).

Baca Juga:  The Future of Mixed Reality: Blending the Virtual and the Real

Ia menambahkan, bahwa laporan tersebut sesuai dengan permintaan dari Kemenaker saat pihaknya melalukan aksi demonstrasi pada 1 Desember 2025 lalu.

“Jadi permintaan dari Kemenaker saat aksi 1 Desember lalu, kami segera membuat laporan resmi sebagai dasar pihak Kemenaker untuk melakukan penindakan. Hari ini laporan resmi sudah kami masukan beserta dokumentasi dan detail kejadian Laka Kerja PT. TRK”. Jelasnya

Pria yang akrab dengan sapaan Egis itu lalu membeberkan, kecelakaan kerja pertama terjadi pada tanggal 13 April 2025 di jetty PT. IPIP Pomalaa, Kab. Kolaka. Satu orang meninggal dunia satu lainnya mengalami luka serius.

Baca Juga:  *Desak Kejagung RI dan KPK RI Periksa Dugaan Korupsi Dana Desa Andumowu Tahun 2021–2025*

Kemudian kecelakaan kedua terjadi pada tanggal 7 Agustus 2025, salah satu operator eksavator inisial A asal Kabupaten Bone meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Kecelakaan kerja ketiga terjadi pada tanggal 9 November 2025, dimana Dump Truck milik PT. TRK melindas pengendara motor di perempatan Desa Oko-Oko, Kec. Pomalaa, Kab. Kolaka.

Ironisnya, sampai hari ini kata Hendro, PT. TRK belum mendapatkan sanksi tegas dari Dinas terkait dalam hal ini Disnakertrans Kab. Kolaka maupaun Disnakertrans Provinsi Sultra.

“Ini menurut kami adalah pelanggaran K3 yang cukup serius, sehingga sangat ironis kalau tidak di berikan sanksi yang tegas”. Imbuhnya

Selain itu, Mahasiswa S2 Ilmu Hukum UJ Jakarta itu mengungkapkan, bahwa PT. TRK tidak bertanggungjawab terhadap korban yang di lindas oleh Dump Truck milik perusahaan.

Baca Juga:  "Diduga Manipulasi dan Rekayasa Dokumen": Mahasiswa Adukan Ketua Kadin Sultra di Kejagung RI

“Nah, ini yang tidak masuk akal dari management PT. TRK, sampai sekarang terhitung sejak tanggal 9 November lalu. Mereka (PT. TRK) belum juga memberikan santunan kepada korban yang dilindas”. Bebernya

Oleh sebab itu, Hendro berharap adanya langkah-langkah serius yang di lakukan oleh Ditjen Binwasnaker dan K3 setelah menerima laporan dari pihaknya.

“Harapan kami setelah laporan kami di terima hari ini, pihak Ditjen Binwasnaker dan K3 bisa langsung melakukan langkah-langkah tegas berupa pemberian sanksi setegas-tegasnya kepada managemen PT. Tambang Rejeki Kolaka (TRK)”. Tutupnya

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • *Penghentian Penyelidikan Laporan Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD konawe, Pelapor: Ada Kongkalikong Penyidik dan Oknum Anggota DPRD.*

    *Penghentian Penyelidikan Laporan Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD konawe, Pelapor: Ada Kongkalikong Penyidik dan Oknum Anggota DPRD.*

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 225
    • 0Komentar

      KENDARI_ Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD kabupaten Konawe Fraksi PKB yang dilaporkan Pada 11 September 2025 Telah Di Hentikan Penyelidikan Oleh Penyidik Krimum Polda Sultra. Baca Juga:  Menambang Dalam Kawasan Hutan Tanpa Izin,IMPH Desak Dirjen Minerba Untuk Tidak Mengeluarkan RKAB PT.AMI & PT.AMINDO

  • “Legima Univ. Jayabaya, Tantang Polres Jakarta Timur Segera Tangkap Pelaku Pengroyokan Ketua Mapalaya”

    “Legima Univ. Jayabaya, Tantang Polres Jakarta Timur Segera Tangkap Pelaku Pengroyokan Ketua Mapalaya”

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Jakarta –21,nov,2025, Lembaga Legislatif Mahasiswa (Legima) Universitas Jayabaya mendesak Kepolisian Resor Metro (Polres) Jakarta Timur untuk segera menangkap pelaku pengeroyokan dan penganiayaan terhadap Ketua Mapalaya Univ. Jayabaya, Muh. Adriansyah. Presidium Legima Univ. Jayabaya, Sardianto, dalam keterangan persnya menyatakan, kepolisian harus bertindak serius dan cepat menangkap para pelaku. Korban mengalami luka di kepala yang membutuhkan jahitan […]

  • Innovations Leading Us Towards a Sustainable Future

    Innovations Leading Us Towards a Sustainable Future

    • calendar_month Rab, 1 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 599
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Next-Gen Consoles and Accessories for the Ultimate Experience
    TNI

    Next-Gen Consoles and Accessories for the Ultimate Experience

    • calendar_month Ming, 7 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • Disebut Distorsi, Formasi Beberkan Upaya Suap Anggota DPR RI Inisial RB Untuk Menghentikan Aksi Demonstrasi di KPK.
    DPR

    Disebut Distorsi, Formasi Beberkan Upaya Suap Anggota DPR RI Inisial RB Untuk Menghentikan Aksi Demonstrasi di KPK.

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Forum Masyarakat Anti Korupsi (Formasi) membeberkan upaya suap yang diduga dilakukan oleh anak buah oknum anggota DPR RI Dapil Sultra inisial RB kepada anggota Formasi. Direktur Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) Hendro Nilopo yang merupakan pendiri Formasi mengatakan, sejak aksi demonstrasi pertama, orang-orang yang diduga dekat dengan RB kerap mencoba menyuap anggota […]

  • “Penyelidikan Kasus Dana Hibah Janggal” LIDIK Sultra-Jakarta: Kejari Konawe Diduga Lindungi Komisioner KPUD Konut

    “Penyelidikan Kasus Dana Hibah Janggal” LIDIK Sultra-Jakarta: Kejari Konawe Diduga Lindungi Komisioner KPUD Konut

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 323
    • 0Komentar

    jakarta, 20/11/2025 LIDIK Sultra-Jakarta Menilai bahwa  Pernyataan Kejaksaan Negeri Konawe yang menyebut belum dapat menetapkan tersangka karena menunggu hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara (PKKN) menuai kritik keras dari Lembaga Intelektual Demokrasi Indonesia (LIDIK) Sultra Jakarta. ‎ ‎Robby Anggara atau yang kerap di sapa Robby, minta Kejari Konawe berhenti menyampaikan pernyataan spekulatif yang seolah-olah sudah […]

expand_less