Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » KRITIKAN KERAS TERHADAP AKTIVITAS PERTAMBANGAN PT. SCM DI ROUTA 

KRITIKAN KERAS TERHADAP AKTIVITAS PERTAMBANGAN PT. SCM DI ROUTA 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
  • visibility 34
  • comment 0 komentar

Routa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Kehadiran aktivitas industri pertambangan yang dilakukan oleh PT. Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara menuai sorotan keras dari Gerakan Mahasiswa Intelektual Indonesia. Organisasi tersebut menilai aktivitas pertambangan di kawasan Routa berpotensi besar mengancam keberlangsungan hidup anoa, satwa endemik khas Sulawesi Tenggara yang kiniberstatus dilindungi dan terancam punah.

 

Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Intelektual Indonesia, Edrian Saputra, yang juga merupakan putra daerah asli Kabupaten Konawe, menyampaikan bahwa kawasan hutan di Routa merupakan habitat penting bagi berbagai satwa liar, termasuk anoa yang sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan dan kerusakan ekosistem.

 

Menurutnya, pembukaan lahan secara besar-besaran, aktivitas alat berat, serta ekspansi pertambangan PT. Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) berpotensi menyebabkan hilangnya habitat alami satwa endemik Sulawesi tersebut. Bahkan, masyarakat sekitar mengaku dalam beberapa waktu terakhiranoa sering muncul di sekitar kawasan pertambangan.

Baca Juga:  *Penghentian Penyelidikan Laporan Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD konawe, Pelapor: Ada Kongkalikong Penyidik dan Oknum Anggota DPRD.*

 

“Kemunculan anoa di area pertambangan bukan hal yang normal. Ini merupakan tanda bahwa habitat mereka mulai terganggu dan ruang hidupnya semakin sempit akibat aktivitas industri yang terus meluas,” tegas Edrian Saputra.

 

Bukan hanya itu, beberapa bulan lalu masyarakat juga menemukan keberadaan air terjun di dalam wilayah IUP PT. Sulawesi Cahaya Mineral (SCM). Temuan tersebut menjadi perhatian serius karena menunjukkan bahwa kawasan tersebut memiliki potensi kekayaan alam dan ekosistem yang harus dijaga kelestariannya. Keberadaan air terjun di kawasan pertambangan dinilai dapat menjadibukti bahwa wilayah tersebut menyimpan sumber daya lingkungan hidup yang penting bagi keberlangsungan ekosistem dan masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Mahasiswa dan Pemuda konawe utara Kepung Mabes Polri, Tuntut pencopotan Kapolres Konawe Utara

 

Sebagai putra daerah Kabupaten Konawe, Edrian Saputra menegaskan dirinya memiliki tanggung jawab moral untuk menyuarakan perlindungan lingkungan hidup dan menjaga kekayaan alam daerah agar tidak rusak akibat aktivitas eksploitasi yang tidak terkendali.

 

Gerakan Mahasiswa Intelektual Indonesia menilai bahwa potensi kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan di wilayah tersebut harus segera menjadi perhatian pemerintah. Selain mengancam habitat anoa, aktivitas pertambangan juga dikhawatirkan dapat merusak kawasan hutan, mengganggusumber mata air, serta menghancurkan potensi wisata alam yang ada di wilayah Routa.

 

GMII juga meminta agar Kementerian Kehutanan Republik Indonesia dan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia tidak tinggal diam melihat kondisi lingkungan di kawasan Routa. Kedua kementerian tersebut didesak untuk segera turun langsung melakukan investigasi dan evaluasi menyeluruh terhadap dampak aktivitas pertambangan PT. Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) terhadap kawasan hutan dan habitat satwa dilindungi.

Baca Juga:  GMII Desak Dirjen Minerba Tolak Penerbitan RKAB CV. Unaaha Bakti Persada

 

“Kami meminta Kementerian Kehutanan dan Kementerian Lingkungan Hidup jangan tinggal diam. Negara harus hadir menjaga kelestarianhutan dan satwa endemik Sulawesi Tenggara sebelum kerusakan lingkungan menjadi lebih parah,” ujar Edrian Saputra.

 

GMII mendesak pemerintah pusat maupun daerah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas PT. Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) di Routa, Kabupaten Konawe, termasuk meninjau dampak lingkungan yang ditimbulkan terhadap habitat satwa dilindungi dan kelestarian kawasan hutan.

 

“Kami menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh berjalan dengan mengorbankan alam dan keberlangsungan hidup satwa endemik Sulawesi Tenggara. Negara harus hadir melindungi lingkungan hidup dari ancaman kerusakan ekologis yang lebih besar,” tutup Edrian Saputra.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disorot Tanpa Konfirmasi, DP3A Konsel Balik Serang: “Stop Bangun Opini Menyesatkan!”

    Disorot Tanpa Konfirmasi, DP3A Konsel Balik Serang: “Stop Bangun Opini Menyesatkan!”

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 46
    • 0Komentar

    KONAWE SELATAN — Gelombang pemberitaan yang menyudutkan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Konawe Selatan akhirnya menuai respons keras. Tuduhan intervensi dalam penanganan dugaan kasus kekerasan seksual dinilai tidak berdasar dan sarat penggiringan opini.   Kepala Dinas DP3A Konawe Selatan, Hj. St Hafsa, S.IP., M.Si, secara tegas membantah seluruh narasi yang menyebut pihaknya […]

  • Dinilai Abaikan K3 Hingga Mengakibatkan Laka Kerja Bagi Karyawannya, PT. TRK Diadukan ke Binwas Kemenaker RI.

    Dinilai Abaikan K3 Hingga Mengakibatkan Laka Kerja Bagi Karyawannya, PT. TRK Diadukan ke Binwas Kemenaker RI.

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 204
    • 0Komentar

      Dinilai mengabaikan penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sehingga mengakibatkan Kecelakaan Kerja (Laka Kerja) bagi karyawannya, PT. Tambang Rejeki Kolaka (TRK) di adukan ke Direktorat Jendral Pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Kesehatan dan Keeelamatan Kerja (Ditjen Binwaskaner dan K3) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Pengaduan tersebut dilayangkan oleh Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) […]

  • Ketua BAPEMNUS Angkat Bicara, Terkait Isu Yang Beredar di Media Online*

    Ketua BAPEMNUS Angkat Bicara, Terkait Isu Yang Beredar di Media Online*

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 137
    • 0Komentar

    “Nabil Dean, Ketua Barisan Pemuda dan Mahasiswa Nusantara (BAPEMNUS) mengatakan bahwa surat panggilan saksi harus nya di tujukan kepada bapak YENIAYAS LATORUMO selaku Direktur Utama PT. MJ pada tahun 2015 s/d 2022″. Ujarnya ” Nabil Dean atau sering di sapa Nabil, juga menjelaskan bahwa pada pelaksanaan pertambangan dilakukan oleh perusahaan kontraktor mining yaitu PT. Anugra […]

  • Sempat di Teror Dan Tolak Upaya Suap, PPI Ungkap Oknum Polisi Yang Terlibat Limbah di Kawasan Berikat Morosi

    Sempat di Teror Dan Tolak Upaya Suap, PPI Ungkap Oknum Polisi Yang Terlibat Limbah di Kawasan Berikat Morosi

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 157
    • 0Komentar

      Kritik dugaan pelanggaran aktifitas Kawasan Berikat Morosi, Pergerakan Pemuda Indonsia (PPI) Melalui ketua umumnya mengaku sempat mendapat teror dari orang tidak di kenal (OTK) bahkan ada upaya suap   Ketua Umum PPI, Sulkarnain mengaku dirinya di teror oleh sejumlah orang melalui aplikasi whatsaapp di handpone seluler miliknya   “Ada beberapa kali saya di telpon […]

  • “JKMS: Kembali Mempertanyakan Soal Laporan Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Konawe Fraksi PKB”

    “JKMS: Kembali Mempertanyakan Soal Laporan Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Konawe Fraksi PKB”

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 270
    • 0Komentar

    konawe,21,nov,2025, Jaringan Komunikasi Mahasiswa Sulawesi Tenggara (JKMS) Kembali Bertandang Ke Mapolda Sulawesi Tenggara, Terkait Dugaan Pemalsuan Ijazah Anggota DPRD Konawe. Dalam Aksi Tersebut Masa aksi Mempertanyakan Sampai dimana perkembangan Kasus Pemalsuan ijazah Anggota DPRD Konawe Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ketua umum JKMS, Irjal Ridwan, Mengatakan Bahwa Laporan Kami Sudah Dua bulan Namun sampai sekarang […]

  • Steering Committee Musda KNPI Sultra Resmi Tetapkan Kandidat Calon Ketua Umum, Minta Dukungan Pemprov Sultra

    Steering Committee Musda KNPI Sultra Resmi Tetapkan Kandidat Calon Ketua Umum, Minta Dukungan Pemprov Sultra

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 206
    • 0Komentar

      Kendari 11,Maret,2026— Steering Committee (SC) Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Tenggara resmi menetapkan Tiga kandidat calon Ketua Umum KNPI Sultra setelah melalui tahapan verifikasi administrasi dan mekanisme organisasi yang telah ditetapkan.   Ketua Steering Committee Musda KNPI Sultra , Amar Ma’aruf.,S.Sos, menjelaskan bahwa seluruh proses pencalonan telah dilakukan secara terbuka, […]

expand_less