Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » “Aksi Berjilid-jilid Terus Di Suarakan” GMII: Nilai KPK Tidak Tegas dalam Memberantas Korupsi

“Aksi Berjilid-jilid Terus Di Suarakan” GMII: Nilai KPK Tidak Tegas dalam Memberantas Korupsi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
  • visibility 180
  • comment 0 komentar

Jakarta, [28/11/25] – Gerakan Mahasiswa Intelektual Indonesia (GMII) kembali menunjukkan konsistensi perjuangan dalam mengawal dugaan tindak pidana korupsi di tubuh PT Antam Tbk. Setelah sebelumnya menggelar rangkaian aksi unjuk rasa jilid I dan jilid II, GMII lagi-lagi turun ke jalan dalam aksi besar jilid III di KPK RI dan Kejaksaan Agung RI, serta aksi jilid IV yang kembali digelar di depan Gedung KPK RI.

Rangkaian aksi yang disuarakan secara berkelanjutan ini merupakan bentuk keseriusan GMII dalam menuntut pengusutan dugaan penyimpangan dalam kontrak jasa sewa alat berat bernilai Rp 890 miliar di UBPN Sulawesi Tenggara, yang melibatkan PT Antam Tbk dan PT Satria Jaya Sultra (SJS).

Baca Juga:  "Legima Univ. Jayabaya, Tantang Polres Jakarta Timur Segera Tangkap Pelaku Pengroyokan Ketua Mapalaya"

Koordinator Lapangan GMII, Edrian Saputra, memimpin langsung kedua aksi tersebut dengan orasi tegas yang menggugah perhatian publik dan aparat penegak hukum. GMII menilai kontrak dengan Nomor: A000001264/9231/DAT/2021 bernilai hampir satu triliun rupiah tersebut tidak melalui mekanisme tender terbuka, yang seharusnya wajib dilakukan untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi penggunaan anggaran di lingkungan BUMN. GMII menegaskan bahwa ketiadaan mekanisme pengadaan kompetitif membuka ruang dugaan praktik korupsi, penyalahgunaan wewenang, serta potensi kerugian negara dalam jumlah besar. jelas Edrian

Pada aksi jilid III, massa GMII membawa dokumen kajian, data publik, dan analisis hukum terkait dugaan penyimpangan tersebut. Aksi berlangsung tertib namun penuh tekanan moral kepada penegak hukum untuk segera bertindak.

Baca Juga:  Demi Integritas Demokrasi terkait Kontroversi Ijazah Jokowi, Wilson Lalengke Kirim Surat Terbuka ke UNESCO dan ASEAN

Edrian Saputra menegaskan:“Nilai Rp 890 miliar bukan angka kecil. Proyek sebesar itu seharusnya melalui proses tender yang terbuka dan kompetitif. Kalau mekanismenya tertutup, maka sangat terbuka peluang penyimpangan. KPK RI dan Kejaksaan Agung harus turun tangan secara serius. Tidak berhenti di aksi jilid III, GMII kembali menggelar aksi unjuk rasa jilid IV di depan Gedung KPK RI. Aksi lanjutan ini merupakan bentuk kekecewaan GMII karena hingga kini belum ada kejelasan penanganan kasus tersebut.

Dalam orasi pada aksi jilid IV, Edrian Saputra kembali menyampaikan peringatan keras untuk KPK RI:Kami ingin mengingatkan, KPK jangan main-main dengan kasus ini. Jika terus dibiarkan, maka angka korupsi di negeri ini akan semakin banyak dan semakin merajalela. GMII akan terus turun ke jalan sampai kasus ini benar-benar ditangani secara serius.”Ia juga menambahkan bahwa sikap diam KPK akan membuat para mafia anggaran semakin berani dan rakyat semakin dirugikan. imbuhnya

Baca Juga:  Diduga lakukan aktivitas dan penjualan ore nikel tanpa RKAB Corak Sultra Resmi Laporkan PT. TMM, Inisial TFA Diduga Jadi Oktor Utama Dari Aktivitas Tersebut

Edrian menegaskan bahwa GMII tidak akan berhenti untuk menyuarakan, apabila KPK RI dan Kejaksaan Agung RI tidak mengambil langkah konkrit, kami pastikan akan ada aksi besar-besaran dengan jumlah massa lebih banyak. GMII tidak akan mundur selangkah pun! tutup Edrian dengan tegas dan lantang

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GMII Desak Dirjen Minerba Tolak Penerbitan RKAB CV. Unaaha Bakti Persada

    GMII Desak Dirjen Minerba Tolak Penerbitan RKAB CV. Unaaha Bakti Persada

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Jakarta, [08/01/2026] Gerakan Mahasiswa Intelektual Indonesia (GMII) dengan tegas mendesak Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM Republik Indonesia untuk tidak menerbitkan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) aMilik perusahaan CV. Unaaha Bakti Persada, yang diduga kuat telah melakukan pelanggaran serius di sektor pertambangan dan kehutanan.   Berdasarkan data dan temuan yang dihimpun […]

  • Masyarakat Desa Lelewawo, Kec.Batu Putih Kolaka Utara, Resmi Menutup Lahan, Yang di Serobot PT.Kasmar Tiar Raya. 

    Masyarakat Desa Lelewawo, Kec.Batu Putih Kolaka Utara, Resmi Menutup Lahan, Yang di Serobot PT.Kasmar Tiar Raya. 

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 411
    • 0Komentar

    Masyarakat Desa Lelewawo, Kec.Batu Putih Kolaka Utara, Resmi Menutup Lahan, Yang di Serobot PT.Kasmar Tiar Raya.   Ratusan Masyarakat Yang Tergabung dalam Lembaga Aliansi Masyarakat Desa Lelewawo Kecamatan Batu Putih Kabupaten Kolaka Utara Resmi Menutup Aktivitas Pertambangan PT.Kasmar Tiar Raya (PT.KTR) yang memasuki Lahan Milik masyarakat Desa Lelewawo.   Aktivitas Pertambangan PT.KTR sebelumnya telah memasuki […]

  • Hilal Tak Memenuhi Kriteria, 1 Syawal 1447 H Berpotensi Jatuh 21 Maret 2026

    Hilal Tak Memenuhi Kriteria, 1 Syawal 1447 H Berpotensi Jatuh 21 Maret 2026

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Hilal Tak Memenuhi Kriteria, 1 Syawal 1447 H Berpotensi Jatuh 21 Maret 2026   JAKARTA – Hasil pemaparan dalam Sidang Isbat penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah menunjukkan posisi hilal di Indonesia belum memenuhi kriteria visibilitas pada 29 Ramadan 1447 H atau 19 Maret 2026.   Berdasarkan data yang disampaikan, kriteria MABIMS (3-6,4) belum terpenuhi secara […]

  • Ampuh Sultra Minta Kejari Konawe Usut Dugaan Korupsi Di Setda dan Sekretariat DPRD Konut Sebesar 700 Juta.

    Ampuh Sultra Minta Kejari Konawe Usut Dugaan Korupsi Di Setda dan Sekretariat DPRD Konut Sebesar 700 Juta.

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Ampuh Sultra Minta Kejari Konawe Usut Dugaan Korupsi Di Setda dan Sekretariat DPRD Konut Sebesar 700 Juta. Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menyoroti kasus dugaan korupsi yang terjadi di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo mengatakan berdasarkan data yang ada kasus dugaan korupsi di Sekretariat Daerah (Setda) […]

  • Next-Gen Consoles and Accessories for the Ultimate Experience
    TNI

    Next-Gen Consoles and Accessories for the Ultimate Experience

    • calendar_month Ming, 7 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • Hadiri Undangan Seminar dan Ulang Tahun Ke-18 PPWI, Bertemu Tokoh Jurnalis Senior Ali Syarief dan Sejumlah Dubes*

    Hadiri Undangan Seminar dan Ulang Tahun Ke-18 PPWI, Bertemu Tokoh Jurnalis Senior Ali Syarief dan Sejumlah Dubes*

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 200
    • 0Komentar

    _Oleh: Damai Hari Lubis, Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan Politik)_   Jakarta – Beberapa hari lalu, tepatnya pada Selasa (11/11/2025) di bilangan hotel berbintang di daerah Sunter (Jakarta Utara) saya hadiri ulang tahun ke-18 PPWI (Persatuan Pewarta Warga Indonesia) sekaligus acara seminar tentang program pemerintah MBG. Nampak pesertanya para pengurus daerah (Ketua Sekretaris Bendahara/KSB), […]

expand_less