Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » KRITIKAN KERAS TERHADAP AKTIVITAS PERTAMBANGAN PT. SCM DI ROUTA 

KRITIKAN KERAS TERHADAP AKTIVITAS PERTAMBANGAN PT. SCM DI ROUTA 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar

Routa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Kehadiran aktivitas industri pertambangan yang dilakukan oleh PT. Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara menuai sorotan keras dari Gerakan Mahasiswa Intelektual Indonesia. Organisasi tersebut menilai aktivitas pertambangan di kawasan Routa berpotensi besar mengancam keberlangsungan hidup anoa, satwa endemik khas Sulawesi Tenggara yang kiniberstatus dilindungi dan terancam punah.

 

Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Intelektual Indonesia, Edrian Saputra, yang juga merupakan putra daerah asli Kabupaten Konawe, menyampaikan bahwa kawasan hutan di Routa merupakan habitat penting bagi berbagai satwa liar, termasuk anoa yang sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan dan kerusakan ekosistem.

 

Menurutnya, pembukaan lahan secara besar-besaran, aktivitas alat berat, serta ekspansi pertambangan PT. Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) berpotensi menyebabkan hilangnya habitat alami satwa endemik Sulawesi tersebut. Bahkan, masyarakat sekitar mengaku dalam beberapa waktu terakhiranoa sering muncul di sekitar kawasan pertambangan.

Baca Juga:  *Penghentian Penyelidikan Laporan Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD konawe, Pelapor: Ada Kongkalikong Penyidik dan Oknum Anggota DPRD.*

 

“Kemunculan anoa di area pertambangan bukan hal yang normal. Ini merupakan tanda bahwa habitat mereka mulai terganggu dan ruang hidupnya semakin sempit akibat aktivitas industri yang terus meluas,” tegas Edrian Saputra.

 

Bukan hanya itu, beberapa bulan lalu masyarakat juga menemukan keberadaan air terjun di dalam wilayah IUP PT. Sulawesi Cahaya Mineral (SCM). Temuan tersebut menjadi perhatian serius karena menunjukkan bahwa kawasan tersebut memiliki potensi kekayaan alam dan ekosistem yang harus dijaga kelestariannya. Keberadaan air terjun di kawasan pertambangan dinilai dapat menjadibukti bahwa wilayah tersebut menyimpan sumber daya lingkungan hidup yang penting bagi keberlangsungan ekosistem dan masyarakat sekitar.

Baca Juga:  GMII Desak Dirjen Minerba Tolak Penerbitan RKAB CV. Unaaha Bakti Persada

 

Sebagai putra daerah Kabupaten Konawe, Edrian Saputra menegaskan dirinya memiliki tanggung jawab moral untuk menyuarakan perlindungan lingkungan hidup dan menjaga kekayaan alam daerah agar tidak rusak akibat aktivitas eksploitasi yang tidak terkendali.

 

Gerakan Mahasiswa Intelektual Indonesia menilai bahwa potensi kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan di wilayah tersebut harus segera menjadi perhatian pemerintah. Selain mengancam habitat anoa, aktivitas pertambangan juga dikhawatirkan dapat merusak kawasan hutan, mengganggusumber mata air, serta menghancurkan potensi wisata alam yang ada di wilayah Routa.

 

GMII juga meminta agar Kementerian Kehutanan Republik Indonesia dan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia tidak tinggal diam melihat kondisi lingkungan di kawasan Routa. Kedua kementerian tersebut didesak untuk segera turun langsung melakukan investigasi dan evaluasi menyeluruh terhadap dampak aktivitas pertambangan PT. Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) terhadap kawasan hutan dan habitat satwa dilindungi.

Baca Juga:  *Janji Pergantian Camat Tak Kunjung Terwujud, Masyarakat Besulutu Kembali Tagih Komitmen Pemda Konawe*

 

“Kami meminta Kementerian Kehutanan dan Kementerian Lingkungan Hidup jangan tinggal diam. Negara harus hadir menjaga kelestarianhutan dan satwa endemik Sulawesi Tenggara sebelum kerusakan lingkungan menjadi lebih parah,” ujar Edrian Saputra.

 

GMII mendesak pemerintah pusat maupun daerah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas PT. Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) di Routa, Kabupaten Konawe, termasuk meninjau dampak lingkungan yang ditimbulkan terhadap habitat satwa dilindungi dan kelestarian kawasan hutan.

 

“Kami menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh berjalan dengan mengorbankan alam dan keberlangsungan hidup satwa endemik Sulawesi Tenggara. Negara harus hadir melindungi lingkungan hidup dari ancaman kerusakan ekologis yang lebih besar,” tutup Edrian Saputra.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Ampuh Sultra, Soroti dan Desak Komisi Yudisial Periksa Hakim Yang Memutus Perkara Owner saraskin”

    “Ampuh Sultra, Soroti dan Desak Komisi Yudisial Periksa Hakim Yang Memutus Perkara Owner saraskin”

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 229
    • 0Komentar

    jakarta,19,nov,2025. Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyoroti vonis ringan yang di jatuhkan oleh Pengadilan Negeri Kendari terhadap Owner Saraskin Kendari. Pasalnya, Owner Saraskin Kendari Nurmaya Santi telah di vonis bersalah memproduksi serta menjual kosmetik berbahaya namun hanya di jatuhi hukuman penjara selama 1 Tahun saja. Menanggapi hal itu, Direktur Ampuh Sultra, Hendro […]

  • BAPEMNUS Resmikan Sekretariat, Tegaskan Arah Perjuangan dan Agenda Strategis Pemuda Mahasiswa Nusantara

    BAPEMNUS Resmikan Sekretariat, Tegaskan Arah Perjuangan dan Agenda Strategis Pemuda Mahasiswa Nusantara

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    BAPEMNUS Resmikan Sekretariat, Tegaskan Arah Perjuangan dan Agenda Strategis Pemuda Mahasiswa Nusantara   Jakarta, 4 Januari 2026 – Barisan Pemuda Mahasiswa Nusantara (BAPEMNUS) secara resmi meresmikan sekretariat nasional sebagai pusat koordinasi, konsolidasi, dan penguatan gerakan pemuda serta mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia. Peresmian sekretariat ini menandai langkah strategis BAPEMNUS dalam memperkokoh struktur organisasi serta […]

  • Luka Doncic’s 32-point night helps Lakers finally win in Denver

    Luka Doncic’s 32-point night helps Lakers finally win in Denver

    • calendar_month Rab, 15 Jan 2025
    • account_circle Dave McMenamin
    • visibility 136
    • 0Komentar

    DENVER — It took Luka Doncic only one quarter Saturday to match his highest scoring output from his first three games with the Los Angeles Lakers, tallying 16 points while L.A. built an early lead on the Denver Nuggets. He kept rolling from there — and so did the Lakers — as Doncic finished with a game-high 32 points […]

  • Diduga lakukan aktivitas dan penjualan ore nikel tanpa RKAB Corak Sultra Resmi Laporkan PT. TMM, Inisial TFA Diduga Jadi Oktor Utama Dari Aktivitas Tersebut

    Diduga lakukan aktivitas dan penjualan ore nikel tanpa RKAB Corak Sultra Resmi Laporkan PT. TMM, Inisial TFA Diduga Jadi Oktor Utama Dari Aktivitas Tersebut

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Ketua Umum Corong Aspirasi Rakyat Sulawesi Tenggara (Corak Sultra) Pauzan Dermawan S.H Resmi Melaporkan Komisaris Utama (Komut) PT. Tristaco Mineral Makmur (TMM) Inisial TFA yang diduga turut serta menerima dan menikmati aliran dana korupsi pertambangan di kabupaten Konawe Utara dalam pusaran Mega korupsi pertambangan di Blok. Mandiodo dari aspek penggunaan dokumen terbang (Flaying Document).   […]

  • Menambang Dalam Kawasan Hutan Tanpa Izin,IMPH Desak Dirjen Minerba Untuk Tidak Mengeluarkan RKAB PT.AMI & PT.AMINDO

    Menambang Dalam Kawasan Hutan Tanpa Izin,IMPH Desak Dirjen Minerba Untuk Tidak Mengeluarkan RKAB PT.AMI & PT.AMINDO

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Menambang Dalam Kawasan Hutan Tanpa Izin,IMPH Desak Dirjen Minerba Untuk Tidak Mengeluarkan RKAB PT.AMI & PT.AMINDO   Jakarta, Senin (12/01/2026) — Ikatan Mahasiswa Peduli Hukum (IMPH) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba), Kementerian ESDM Republik Indonesia. Aksi tersebut menyoroti dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh PT Arga Moroni […]

  • “Diduga Manipulasi dan Rekayasa Dokumen”: Mahasiswa Adukan Ketua Kadin Sultra di Kejagung RI

    “Diduga Manipulasi dan Rekayasa Dokumen”: Mahasiswa Adukan Ketua Kadin Sultra di Kejagung RI

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 185
    • 0Komentar

    JAKARTA -18-12-2025– Sejumlah kelompok mahasiswa kembali menyuarakan tuntutan keras kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) agar segera memanggil dan memeriksa Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra), Desakan ini didasarkan pada temuan serius terkait dugaan penggunaan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) palsu, manipulasi administrasi, serta praktik penambangan ilegal yang diduga […]

expand_less