Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » KRITIKAN KERAS TERHADAP AKTIVITAS PERTAMBANGAN PT. SCM DI ROUTA 

KRITIKAN KERAS TERHADAP AKTIVITAS PERTAMBANGAN PT. SCM DI ROUTA 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
  • visibility 153
  • comment 0 komentar

Routa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Kehadiran aktivitas industri pertambangan yang dilakukan oleh PT. Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara menuai sorotan keras dari Gerakan Mahasiswa Intelektual Indonesia. Organisasi tersebut menilai aktivitas pertambangan di kawasan Routa berpotensi besar mengancam keberlangsungan hidup anoa, satwa endemik khas Sulawesi Tenggara yang kiniberstatus dilindungi dan terancam punah.

 

Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Intelektual Indonesia, Edrian Saputra, yang juga merupakan putra daerah asli Kabupaten Konawe, menyampaikan bahwa kawasan hutan di Routa merupakan habitat penting bagi berbagai satwa liar, termasuk anoa yang sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan dan kerusakan ekosistem.

 

Menurutnya, pembukaan lahan secara besar-besaran, aktivitas alat berat, serta ekspansi pertambangan PT. Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) berpotensi menyebabkan hilangnya habitat alami satwa endemik Sulawesi tersebut. Bahkan, masyarakat sekitar mengaku dalam beberapa waktu terakhiranoa sering muncul di sekitar kawasan pertambangan.

Baca Juga:  "Penyelidikan Kasus Dana Hibah Janggal" LIDIK Sultra-Jakarta: Kejari Konawe Diduga Lindungi Komisioner KPUD Konut

 

“Kemunculan anoa di area pertambangan bukan hal yang normal. Ini merupakan tanda bahwa habitat mereka mulai terganggu dan ruang hidupnya semakin sempit akibat aktivitas industri yang terus meluas,” tegas Edrian Saputra.

 

Bukan hanya itu, beberapa bulan lalu masyarakat juga menemukan keberadaan air terjun di dalam wilayah IUP PT. Sulawesi Cahaya Mineral (SCM). Temuan tersebut menjadi perhatian serius karena menunjukkan bahwa kawasan tersebut memiliki potensi kekayaan alam dan ekosistem yang harus dijaga kelestariannya. Keberadaan air terjun di kawasan pertambangan dinilai dapat menjadibukti bahwa wilayah tersebut menyimpan sumber daya lingkungan hidup yang penting bagi keberlangsungan ekosistem dan masyarakat sekitar.

Baca Juga:  *Janji Pergantian Camat Tak Kunjung Terwujud, Masyarakat Besulutu Kembali Tagih Komitmen Pemda Konawe*

 

Sebagai putra daerah Kabupaten Konawe, Edrian Saputra menegaskan dirinya memiliki tanggung jawab moral untuk menyuarakan perlindungan lingkungan hidup dan menjaga kekayaan alam daerah agar tidak rusak akibat aktivitas eksploitasi yang tidak terkendali.

 

Gerakan Mahasiswa Intelektual Indonesia menilai bahwa potensi kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan di wilayah tersebut harus segera menjadi perhatian pemerintah. Selain mengancam habitat anoa, aktivitas pertambangan juga dikhawatirkan dapat merusak kawasan hutan, mengganggusumber mata air, serta menghancurkan potensi wisata alam yang ada di wilayah Routa.

 

GMII juga meminta agar Kementerian Kehutanan Republik Indonesia dan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia tidak tinggal diam melihat kondisi lingkungan di kawasan Routa. Kedua kementerian tersebut didesak untuk segera turun langsung melakukan investigasi dan evaluasi menyeluruh terhadap dampak aktivitas pertambangan PT. Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) terhadap kawasan hutan dan habitat satwa dilindungi.

Baca Juga:  Dugaan Penyalahgunaan Wewenang, Kejati Sultra Diminta Periksa Eks Kadis DPMPTSP Bombana.

 

“Kami meminta Kementerian Kehutanan dan Kementerian Lingkungan Hidup jangan tinggal diam. Negara harus hadir menjaga kelestarianhutan dan satwa endemik Sulawesi Tenggara sebelum kerusakan lingkungan menjadi lebih parah,” ujar Edrian Saputra.

 

GMII mendesak pemerintah pusat maupun daerah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas PT. Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) di Routa, Kabupaten Konawe, termasuk meninjau dampak lingkungan yang ditimbulkan terhadap habitat satwa dilindungi dan kelestarian kawasan hutan.

 

“Kami menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh berjalan dengan mengorbankan alam dan keberlangsungan hidup satwa endemik Sulawesi Tenggara. Negara harus hadir melindungi lingkungan hidup dari ancaman kerusakan ekologis yang lebih besar,” tutup Edrian Saputra.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Unlikely Origins: The Humble Beginnings of Today’s Tech Titans

    Unlikely Origins: The Humble Beginnings of Today’s Tech Titans

    • calendar_month Ming, 25 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.047
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • Perkara Dinyatakan P-21, Mahasiswa Desak Kejagung Proses Tahap II Kasus Anton Timbang

    Perkara Dinyatakan P-21, Mahasiswa Desak Kejagung Proses Tahap II Kasus Anton Timbang

    • calendar_month Jum, 25 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 97
    • 0Komentar

    JAKARTA – Konsorsium Mahasiswa Sulawesi Tenggara-Jakarta kembali mendatangi Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI). Dalam aksi Jilid IV pada Jumat, 25 September 2026, mereka mempertanyakan kelanjutan perkara Anton Timbang (AT), Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan perkara pertambangan ilegal PT Masempo Dalle di Kabupaten Konawe Utara. […]

  • Dugaan Gratifikasi PT.TMS: Oknum Kades Lengora Pantai  Dilaporkan ke APH Sultra

    Dugaan Gratifikasi PT.TMS: Oknum Kades Lengora Pantai Dilaporkan ke APH Sultra

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Kendari_kamis,04,des,2025. Tentang Dugaan Gratifikasi Atau Suap Dana Kordinasi Tambang Nikel Yang dilakukan Perusahaan PT.Tonia Mitra Sejahtera (PT.TMS) Kepada Kepala Desa Lengora Pantai Kec.Kabaena Tengah, Kab.Bombana. Dalam Gratifikasi atau Suap Di serahkan langsung oleh manajemen PT.TMS Kepada Kades Lengora Pantai, Dalam Bentuk Apresiasi Karna telah banyak Berkontribusi Dalam kelancaran Aktivitas PT.TMS melakukan Penjualan Ore Nickel Di […]

  • “Ketua DPD PPWI Sultra Geram: Pelayanan SPBU Langara Dinilai Amburadul dan Berpotensi Melanggar Hukum”

    “Ketua DPD PPWI Sultra Geram: Pelayanan SPBU Langara Dinilai Amburadul dan Berpotensi Melanggar Hukum”

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Konawe Kepulauan — Ketua DPD Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Provinsi Sulawesi Tenggara, La Songo, mengecam keras kondisi pelayanan di SPBU Langara, Kabupaten Konawe Kepulauan. Menurutnya, SPBU ini beroperasi secara amburadul, tidak profesional, dan berpotensi melanggar hukum nasional. Kamis 20 November 2025. La Songo, aktivis yang dikenal pantang pulang sebelum aspirasinya disahuti, menegaskan bahwa kondisi […]

  • Next-Gen Consoles and Accessories for the Ultimate Experience
    TNI

    Next-Gen Consoles and Accessories for the Ultimate Experience

    • calendar_month Ming, 7 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 508
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • KPD–Wilalang Bantah Isu Negatif Terhadap PT AKP, Beberkan Temuan Investigasi Lapangan

    KPD–Wilalang Bantah Isu Negatif Terhadap PT AKP, Beberkan Temuan Investigasi Lapangan

    • calendar_month Ming, 23 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Konsorsium Putra Daerah Wiwirano, Landawe dan Langgikima (KPD-Wilalang) menyampaikan bantahan resmi terhadap berbagai informasi negatif yang diarahkan kepada PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (AKP). Mereka menilai tuduhan tersebut berasal dari pihak luar yang tidak memiliki keterkaitan sosial maupun historis dengan masyarakat Konawe Utara. Ketua Koalisi Rakyat Konawe Utara untuk Keadilan Tambang, Hendrik, mengatakan pihaknya telah […]

expand_less