ALIANSI MAHASISWA SULTRA – JAKARTA BERSATU: Desak Kejagung RI Periksa Kades Bungguosu
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sen, 8 Des 2025
- visibility 175
- comment 0 komentar

Jakarta, 08 Desember 2025 – Aliansi Mahasiswa Sulawesi Tenggara – Jakarta Bersatu menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk mendesak aparat penegak hukum agar segera memeriksa Kepala Desa Bungguosu, Kecamatan Lembo, Kabupaten Konawe Utara, atas dugaan kuat penyalahgunaan anggaran desa.
Aksi ini dipimpin oleh Edrian Saputra selaku Koordinator Lapangan, yang menegaskan bahwa pengelolaan dana desa harus diawasi secara ketat karena bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat. Edrian menilai adanya indikasi penyimpangan yang terjadi pada pengelolaan BUMDes dan Program Ketahanan Pangan Desa Bungguosu, yang selama ini diduga tidak berjalan sesuai ketentuan.
Aliansi menuntut agar Kejaksaan Agung RI menginstruksikan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kejati Sultra) untuk melakukan audit investigatif secara menyeluruh.
Dalam orasinya, massa aksi menegaskan perlunya penindakan tegas apabila ditemukan adanya indikasi seperti, Penyalahgunaan anggaran BUMDes dan Penyalahgunaan anggaran ketahanan pangan
“Kami mendesak Kejagung untuk memproses hukum secara objektif dan tanpa tebang pilih. Siapa pun yang terbukti merugikan uang negara harus ditindak tegas, termasuk kepala desa,’’ ujar Edrian Saputra.
Lebih lanjut, aliansi menyampaikan bahwa jika hasil pemeriksaan nanti menemukan adanya kerugian negara, maka langkah-langkah berikut wajib dilakukan oleh aparat penegak hukum:
Memerintahkan pengembalian uang desa yang disalahgunakan dan Menjatuhkan sanksi administratif sesuai peraturan perundang-undangan
Aksi ini menjadi bentuk komitmen mahasiswa untuk terus mengawal transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa agar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
“Tidak ada toleransi bagi koruptor, apalagi di tingkat desa. Korupsi adalah pengkhianatan terhadap rakyat,” tutup Edrian Saputra dalam seruan akhirnya.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar