Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Masyarakat Desa Lelewawo, Kec.Batu Putih Kolaka Utara, Resmi Menutup Lahan, Yang di Serobot PT.Kasmar Tiar Raya. 

Masyarakat Desa Lelewawo, Kec.Batu Putih Kolaka Utara, Resmi Menutup Lahan, Yang di Serobot PT.Kasmar Tiar Raya. 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
  • visibility 376
  • comment 0 komentar

Masyarakat Desa Lelewawo, Kec.Batu Putih Kolaka Utara, Resmi Menutup Lahan, Yang di Serobot PT.Kasmar Tiar Raya.

 

Ratusan Masyarakat Yang Tergabung dalam Lembaga Aliansi Masyarakat Desa Lelewawo Kecamatan Batu Putih Kabupaten Kolaka Utara Resmi Menutup Aktivitas Pertambangan PT.Kasmar Tiar Raya (PT.KTR) yang memasuki Lahan Milik masyarakat Desa Lelewawo.

 

Aktivitas Pertambangan PT.KTR sebelumnya telah memasuki Lahan Milik masyarakat Tanpa Sepengetahun Pemilik, Sehingga Ratusan Masyarakat Melakukan Aksi Demontrasi Di kantor pihak Perusahaan untuk meminta pertanggung jawaban.

 

Melalui Jendral Lapangan Aksi, Abdul Halis, Mengatakan Bahwa Aksi Kami Adalah aksi damai dengan bertandang Dikantor PT.KTR Untuk meminta kejelasan Aktivitas Yang di masuki Dilahan milik Masyarakat Desa Lelewawo.

Baca Juga:  Dinilai Abaikan K3 Hingga Mengakibatkan Laka Kerja Bagi Karyawannya, PT. TRK Diadukan ke Binwas Kemenaker RI.

 

Dikantor Pihak Perusahaan telah dilakukan Upaya Diskusi atau hering Antara Masyarakat Dan Pihak Perusahaan, Namun Tidak Mendapat Kan Solusi yang baik, Pihak Perusahaan telah mengakui adanya Dokumen kepemilikan tanah masyarakat Desa Lelewawo.

 

“Pihak perusahaan mengakui adanya Dokumen Kepemilikan Tanah Masyarakat Desa Lelewawo, Kami Meminta Pihak Yang mengklaim tanah yang di garap perusahaan Juga membuktikan kepemilikan nya Sembari Aktivitas di hentikan untuk empat Hari kedepan, Namun Pihak perusahaan Tidak menerima” Ucap, Abdul Halis.

Baca Juga:  *Ketua BAPEMNUS Angkat Bicara, Terkait Isu Yang Beredar di Media Online*

 

Dengan tidak adanya titik temu antara perusahaan dan masyarakat pemilik lahan, terjadi pula pemberhentian secara paksa aktivitas pertambangan PT. KTR yang disegel langsung oleh masyarakat pemilik lahan,” tutur Abdul Halis

 

Lanjut Kordinator Lapangan Aksi, Ujang Hermawan, Mengatakan Bahwa pihak Perusahaan Bukan Hanya Tanah Masyarakat Yang di Serobot Namun Ada beberapa Tanaman Masyarakat Yang juga di rusak.

 

Ratusan Tanaman Masyarakat Di rusak oleh pihak perusahaan PT.KTR seperti Tanaman Pohon sagu Dan juga Tambak ikan, kita ketahui bersama bahwa Pohon sagu adalah Makanan Pokok Masyarakat Desa Lelewawo.

Baca Juga:  "Legima Univ. Jayabaya, Tantang Polres Jakarta Timur Segera Tangkap Pelaku Pengroyokan Ketua Mapalaya"

 

“kami Mendesak PT. KTR Agar Segala Tanaman masyarakat yang di rusak Pihak perusahaan segera di pertanggung jawabkan Karna Ini Telah melanggar Aturan Yang berlaku di negara Indonesia” Ucap Ujang.

 

Dan mereka juga mendesak pihak perusahaan, APH, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara dan semua Stakeholder yang mempunyai kapasitas agar secepatnya menyelesaikan tanah masyarakat yang sudah di serobot, karena akan menimbulkan konflik horisontal di tengah-tengah masyarakat Lingkar Tambang”, Tegas, Ujang Hermawan

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • The Future of Mixed Reality: Blending the Virtual and the Real 2.10 Play Button

    The Future of Mixed Reality: Blending the Virtual and the Real

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 1.121
    • 0Komentar

    At Microsoft Ignite 2023, we are announcing Copilot in Microsoft Dynamics 365 Guides, which combines the power of generative AI with mixed reality to help frontline workers complete complex tasks and resolve issues faster with less disruption to the flow of work. Copilot in Dynamics 365 Guides assists workers in industrial settings who deal with complex […]

  • Dugaan Gratifikasi PT.TMS: Oknum Kades Lengora Pantai  Dilaporkan ke APH Sultra

    Dugaan Gratifikasi PT.TMS: Oknum Kades Lengora Pantai Dilaporkan ke APH Sultra

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Kendari_kamis,04,des,2025. Tentang Dugaan Gratifikasi Atau Suap Dana Kordinasi Tambang Nikel Yang dilakukan Perusahaan PT.Tonia Mitra Sejahtera (PT.TMS) Kepada Kepala Desa Lengora Pantai Kec.Kabaena Tengah, Kab.Bombana. Dalam Gratifikasi atau Suap Di serahkan langsung oleh manajemen PT.TMS Kepada Kades Lengora Pantai, Dalam Bentuk Apresiasi Karna telah banyak Berkontribusi Dalam kelancaran Aktivitas PT.TMS melakukan Penjualan Ore Nickel Di […]

  • “PPWI Sultra Desak Presiden Prabowo Perketat Penertiban Tambang Ilegal di Hutan Lindung”

    “PPWI Sultra Desak Presiden Prabowo Perketat Penertiban Tambang Ilegal di Hutan Lindung”

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Tambang Ilegal Merajalela di Hutan Lindung, PPWI Sultra Tantang Presiden Prabowo Evaluasi Satgas PKH. KENDARI — Menjelang rencana kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam agenda peresmian Kampung Nelayan di Kabupaten Konawe, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Sultra melayangkan surat terbuka kepada Presiden.   Dalam keterangan resmi […]

  • LIRA Sultra Resmi Laporkan Eks Kades dan Kades Puuwatu ke Kejati atas Dugaan Penyimpangan Dana Desa

    LIRA Sultra Resmi Laporkan Eks Kades dan Kades Puuwatu ke Kejati atas Dugaan Penyimpangan Dana Desa

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Kendari,20 november 2025— Ketua Lembaga Aspirasi Rakyat Sulawesi Tenggara (LIRA Sultra), Ikra M. Fadil, S.Pd, resmi melaporkan mantan Kepala Desa dan Kepala Desa Puuwatu, Kecamatan Wawonii Selatan, Kabupaten Konawe Kepulauan, ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara. Laporan tersebut terkait dugaan konspirasi dan penyimpangan pengelolaan Dana Desa selama periode enam tahun (2018–2024) dengan total anggaran mencapai […]

  • “Aksi Berjilid-jilid Terus Di Suarakan” GMII: Nilai KPK Tidak Tegas dalam Memberantas Korupsi

    “Aksi Berjilid-jilid Terus Di Suarakan” GMII: Nilai KPK Tidak Tegas dalam Memberantas Korupsi

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Jakarta, [28/11/25] – Gerakan Mahasiswa Intelektual Indonesia (GMII) kembali menunjukkan konsistensi perjuangan dalam mengawal dugaan tindak pidana korupsi di tubuh PT Antam Tbk. Setelah sebelumnya menggelar rangkaian aksi unjuk rasa jilid I dan jilid II, GMII lagi-lagi turun ke jalan dalam aksi besar jilid III di KPK RI dan Kejaksaan Agung RI, serta aksi jilid […]

  • ALIANSI MAHASISWA SULTRA – JAKARTA BERSATU: Desak Kejagung RI Periksa Kades Bungguosu

    ALIANSI MAHASISWA SULTRA – JAKARTA BERSATU: Desak Kejagung RI Periksa Kades Bungguosu

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Jakarta, 08 Desember 2025 – Aliansi Mahasiswa Sulawesi Tenggara – Jakarta Bersatu menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk mendesak aparat penegak hukum agar segera memeriksa Kepala Desa Bungguosu, Kecamatan Lembo, Kabupaten Konawe Utara, atas dugaan kuat penyalahgunaan anggaran desa. Aksi ini dipimpin oleh Edrian Saputra selaku Koordinator Lapangan, yang menegaskan […]

expand_less