Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Menolak Lupa, GMII Kembali Tekan KPK Soal Penanganan Kasus yang Dinilai Lamban

Menolak Lupa, GMII Kembali Tekan KPK Soal Penanganan Kasus yang Dinilai Lamban

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
  • visibility 148
  • comment 0 komentar
  • Menolak Lupa, GMII Kembali Tekan KPK Soal Penanganan Kasus yang Dinilai Lambanu

 

Jakarta, [20/01/2026] – Gerakan Mahasiswa Intelektual Indonesia (GMII) kembali menegaskan sikap kritisnya terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) yang dinilai lamban dan tidak menunjukkan langkah konkret dalam menangani dugaan tindak pidana korupsi terkait kontrak jasa sewa alat berat bernilai Rp 890 miliar di lingkungan PT Antam Tbk.

 

GMII menilai, hingga saat ini KPK RI belum memberikan kejelasan kepada publik, meskipun isu tersebut telah disuarakan secara terbuka melalui rangkaian aksi unjuk rasa yang telah dilakukan berulang kali.

 

Ketua umum GMII, Edrian Saputra, menyampaikan bahwa sikap diam dan berlarut-larutnya penanganan kasus ini memunculkan kecurigaan publik terhadap integritas penegakan hukum.

Baca Juga:  Gelar Aksi Lanjutan, Formasi Desak KPK Panggil dan Periksa Anggota DPR RI Asal Sultra RB dan Eks Kepala BWS Wilayah 4 Kendari

 

“Kami tidak sedang menuduh, tetapi kami menduga adanya pembiaran yang sistematis. Ketika kasus bernilai hampir satu triliun rupiah disuarakan berkali-kali namun tidak ditindaklanjuti secara terbuka, maka wajar jika publik menduga adanya potensi kongkalikong antara penegak hukum dan pihak perusahaan,” tegas Edrian.

 

Menurutnya, diamnya KPK justru memperbesar spekulasi dan merusakkepercayaan masyarakat terhadap lembaga antirasuah.

 

GMII kembali menyoroti kontrak jasa sewa alat berat Nomor A000001264/9231/DAT/2021 antara PT Antam Tbk dan PT Satria Jaya Sultra (SJS) dengan nilai Rp 890.000.000.000,00.

 

GMII menilai kontrak dengan nilai sebesar itu wajib dilakukan melalui mekanisme tender atau pelelangan terbuka, sesuai dengan ketentuan pengadaan barang dan jasa BUMN serta prinsip Good Corporate Governance (GCG). Namun hingga kini, tidak ada penjelasan terbuka dan transparan kepada publik.

Baca Juga:  Steering Committee Musda KNPI Sultra Resmi Tetapkan Kandidat Calon Ketua Umum, Minta Dukungan Pemprov Sultra

Aksi Berulang: GMII Nilai KPK Kehilangan Kepekaan Krisis

 

GMII menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan aksi unjuk rasa hingga tujuh kali di KPK RI dan Kejaksaan Agung RI. Namun demikian, tidak adanya perkembangan penanganan kasus membuat GMII menilai KPK kehilangan sense of crisis dalam menghadapi dugaan korupsi berskala besar.

 

“Jika lembaga antikorupsi lamban menghadapi kasus besar, maka itu akan menjadi sinyal berbahaya. Pelaku korupsi akan merasa aman, dan angka korupsi akan terus meningkat,” ujar Edrian.

 

Sebagai bentuk keseriusan dan tekanan moral kepada penegak hukum, GMII menegaskan bahwa aksi unjuk rasa tidak akan berhenti.

Baca Juga:  "Ampuh Sultra, Soroti dan Desak Komisi Yudisial Periksa Hakim Yang Memutus Perkara Owner saraskin"

 

“Kami tegaskan, GMII akan kembali menggelar aksi unjuk rasa hingga aksi ke-8. Ini adalah peringatan keras kepada KPK RI agar tidak main-main dan tidak membiarkan kasus ini mengendap tanpa kejelasan,” kata Edrian Saputra.

 

Ia menambahkan bahwa eskalasi aksi akan terus dilakukan selama tidak ada langkah hukum nyata yang diumumkan secara terbuka kepada publik.

GMII menegaskan bahwa perjuangan ini dilakukan semata-mata untuk menjaga integritas penegakan hukum dan menyelamatkan keuangan negara.

 

“Kami tidak akan berhenti. Selama hukum tidak ditegakkan secara adil, GMII akan terus berada di jalan,” tutup Edrian.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions
    DPR

    Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 574
    • 0Komentar

    TEL AVIV — Yocheved Lifshitz, one of the first Israeli hostages released by Hamas, took the world by surprise in late October when she shook the hand of one of her captors and uttered a single word: “Shalom” — a Hebrew salutation meaning “peace.” Now, in an exclusive interview, Lifshitz said she believes peace can […]

  • Dugaan Penyalahgunaan Wewenang, Kejati Sultra Diminta Periksa Eks Kadis DPMPTSP Bombana.

    Dugaan Penyalahgunaan Wewenang, Kejati Sultra Diminta Periksa Eks Kadis DPMPTSP Bombana.

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Dugaan Penyalahgunaan Wewenang, Kejati Sultra Diminta Periksa Eks Kadis DPMPTSP Bombana. Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra untuk segera memanggil dan memeriksa mantan Krpala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kab. Bombana. Permintaan tersebut menyusul adanya polemik terhadap rekomendasi Kesesuaian Tata Ruang Daerah […]

  • Inspirational Tales of Gadgets Changing Lives for the Better

    Inspirational Tales of Gadgets Changing Lives for the Better

    • calendar_month Rab, 21 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 343
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • “Diduga Manipulasi dan Rekayasa Dokumen”: Mahasiswa Adukan Ketua Kadin Sultra di Kejagung RI

    “Diduga Manipulasi dan Rekayasa Dokumen”: Mahasiswa Adukan Ketua Kadin Sultra di Kejagung RI

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 169
    • 0Komentar

    JAKARTA -18-12-2025– Sejumlah kelompok mahasiswa kembali menyuarakan tuntutan keras kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) agar segera memanggil dan memeriksa Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra), Desakan ini didasarkan pada temuan serius terkait dugaan penggunaan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) palsu, manipulasi administrasi, serta praktik penambangan ilegal yang diduga […]

  • pemuda 21 Sultra Apresiasi PT AKP: Dukungan Nyata bagi Mahasiswa Perantauan”

    pemuda 21 Sultra Apresiasi PT AKP: Dukungan Nyata bagi Mahasiswa Perantauan”

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 377
    • 0Komentar

    Jakarta — Organisasi Pemuda 21 Sulawesi Tenggara menyampaikan apresiasi mendalam kepada PT Adhi Kartiko Pratama (AKP) atas bentuk kepedulian dan dukungan yang diberikan kepada mahasiswa asal Sulawesi Tenggara yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Jakarta. Dukungan tersebut dinilai sebagai langkah konkret perusahaan dalam memperkuat sisi sosial serta mendorong peningkatan kualitas generasi muda daerah. Rendy […]

  • Ampuh Sultra Minta Kejari Konawe Usut Dugaan Korupsi Di Setda dan Sekretariat DPRD Konut Sebesar 700 Juta.

    Ampuh Sultra Minta Kejari Konawe Usut Dugaan Korupsi Di Setda dan Sekretariat DPRD Konut Sebesar 700 Juta.

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Ampuh Sultra Minta Kejari Konawe Usut Dugaan Korupsi Di Setda dan Sekretariat DPRD Konut Sebesar 700 Juta. Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menyoroti kasus dugaan korupsi yang terjadi di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo mengatakan berdasarkan data yang ada kasus dugaan korupsi di Sekretariat Daerah (Setda) […]

expand_less