Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pandi Bastian Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum HIMA Sultra-Jakarta Periode 2026–2026

Pandi Bastian Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum HIMA Sultra-Jakarta Periode 2026–2026

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 10 Okt 2026
  • visibility 52
  • comment 0 komentar

JAKARTA— Estafet kepemimpinan Himpunan Mahasiswa Sulawesi Tenggara (HIMA Sultra)–Jakarta memasuki babak baru. Pandi Bastian, resmi terpilih sebagai Ketua Umum HIMA Sultra–Jakarta periode 2026–2028 melalui Musyawarah Besar (MUBES) ke-IV HIMA Sultra–Jakarta.

‎Terpilihnya Pandi Bastian menjadi salah satu momentum penting dalam perjalanan organisasi mahasiswa Sulawesi Tenggara di Jakarta. Kepercayaan tersebut sekaligus menjadi simbol regenerasi kepemimpinan dan harapan baru bagi arah perjuangan mahasiswa Sulawesi Tenggara di ibu kota.

‎MUBES ke-IV menjadi forum tertinggi organisasi dalam menentukan arah kepemimpinan HIMA Sultra–Jakarta untuk periode mendatang. Dalam forum tersebut, proses pergantian kepemimpinan berlangsung dengan mengedepankan semangat demokrasi, musyawarah, persatuan, serta keberlanjutan organisasi.

‎Pandi Bastian yang lahir dan tumbuh dari Desa Wiwirano, Kecamatan Oheo, Kabupaten Konawe Utara, kini dipercaya membawa nama besar mahasiswa Sulawesi Tenggara di Jakarta. Perjalanan tersebut menjadi gambaran bahwa anak daerah memiliki ruang dan kesempatan yang sama untuk tampil di tingkat nasional.

‎Pandi Bastian saat ini tengah menempuh pendidikan S2 INSTITUT STIAMI JAKARTA Pada 2025 – sekarang Sebelumnya, ia menempuh pendidikan S1 di Universitas Ibnu Chaldun Jakarta  2021–2025, SMA Negeri 1 Oheo pada 2017–2020, SMP Negeri 1 Oheo pada 2014–2017, serta SD Negeri 3 Oheo pada 2008–2014.

Baca Juga:  Mediasi Kekeluargaan Digelar, Kades Unggulino Akui Kekhilafan dan Sampaikan Maaf

‎Kepercayaan yang diberikan melalui MUBES ke-IV bukan sekadar pergantian figur kepemimpinan. Lebih dari itu, amanah tersebut membawa tanggung jawab besar untuk memastikan HIMA Sultra–Jakarta tetap menjadi rumah bersama bagi mahasiswa Sulawesi Tenggara, sekaligus menjadi ruang lahirnya gagasan, kaderisasi, solidaritas, dan gerakan intelektual.

‎Kepemimpinan Pandi diharapkan mampu memperkuat posisi HIMA Sultra–Jakarta sebagai organisasi yang tidak hanya aktif secara internal, tetapi juga mampu memberikan kontribusi pemikiran terhadap berbagai persoalan pendidikan, sosial, kepemudaan, pembangunan daerah, serta masa depan Sulawesi Tenggara.

‎Di bawah kepemimpinan baru, HIMA Sultra–Jakarta dituntut untuk semakin solid, terbuka, progresif, dan mampu menjawab tantangan zaman. Organisasi mahasiswa tidak cukup hanya menjadi ruang berkumpul, tetapi harus menjadi tempat tumbuhnya kader-kader intelektual yang memiliki kapasitas, integritas, dan keberanian untuk berkontribusi bagi daerah dan bangsa.

Baca Juga:  CORAK Sultra Bongkar Dugaan Tambang Ilegal PT PUP, FSK Diduga Jadi Aktor Kunci

‎Pandi Bastian kini menghadapi pekerjaan besar selama periode kepemimpinannya hingga 2028. Konsolidasi internal, penguatan kaderisasi, peningkatan kapasitas mahasiswa, serta mempererat hubungan antarmahasiswa Sulawesi Tenggara di Jakarta menjadi bagian penting yang diharapkan dapat diperkuat.

‎Selain itu, HIMA Sultra–Jakarta diharapkan mampu membangun komunikasi yang lebih luas dengan berbagai elemen, baik pemerintah daerah, tokoh masyarakat, akademisi, organisasi kepemudaan, maupun jejaring mahasiswa lainnya.

‎Kehadiran organisasi mahasiswa Sulawesi Tenggara di Jakarta dinilai memiliki posisi strategis karena Jakarta merupakan salah satu pusat pendidikan, pemerintahan, politik, ekonomi, dan gerakan intelektual nasional.

‎Karena itu, kepemimpinan baru HIMA Sultra–Jakarta diharapkan mampu menjadikan momentum tersebut sebagai peluang untuk membawa isu-isu dan potensi Sulawesi Tenggara ke ruang yang lebih luas.

‎Terpilihnya Pandi Bastian juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Konawe Utara. Putra daerah yang lahir dari Desa Wiwirano, Kecamatan Oheo, kini mendapat kepercayaan untuk memimpin organisasi mahasiswa yang menghimpun mahasiswa Sulawesi Tenggara di Jakarta.

Baca Juga:  Denda PT TMS Rp2,09 Triliun di Kabaena, KNPI Sultra Minta Kejelasan

‎Kursi Ketua Umum HIMA Sultra–Jakarta bukan sekadar posisi organisatoris. Di balik jabatan tersebut terdapat tanggung jawab untuk menjaga marwah organisasi, merawat persatuan mahasiswa Sulawesi Tenggara, serta memastikan organisasi tetap berada pada jalur perjuangan intelektual dan pengabdian.

‎Pandi Bastian diharapkan mampu membuktikan bahwa kepemimpinan yang lahir dari daerah mampu membawa perubahan di tingkat yang lebih luas.

‎Dengan resmi terpilihnya Pandi Bastian sebagai Ketua Umum HIMA Sultra–Jakarta periode 2026–2028, babak baru organisasi pun dimulai.

‎Dari Wiwirano, Oheo, Konawe Utara, menuju Jakarta dan membawa semangat untuk berkontribusi lebih luas bagi daerah dan bangsa.

‎Kini, tantangan berikutnya bukan lagi tentang siapa yang terpilih, melainkan bagaimana amanah tersebut mampu diwujudkan menjadi kerja nyata, gagasan besar, dan kontribusi konkret bagi mahasiswa Sulawesi Tenggara serta kemajuan daerah.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less