Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » JNMM Desak Otoritas Setempat Evaluasi Total Perizinan Usaha: Bongkar Praktik “Izin Kafe, Rasa Bar” di Seluruh Jakarta.

JNMM Desak Otoritas Setempat Evaluasi Total Perizinan Usaha: Bongkar Praktik “Izin Kafe, Rasa Bar” di Seluruh Jakarta.

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
  • visibility 104
  • comment 0 komentar

Jakarta, Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (JNMM) mencium adanya aroma maladministrasi dan penyalahgunaan izin usaha yang masif dalam tren peredaran minuman keras (miras) di berbagai kedai kopi (coffeeshop) di ibu kota.

 

Direktur Eksekutif JNMM, Arin Fahrul Sanjaya, S.I.Kom, secara tegas meminta Pramono Anung untuk segera melakukan evaluasi total terhadap sistem perizinan usaha di bawah naungan Pemprov DKI Jakarta.

 

Berdasarkan temuan lapangan JNMM di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Timur, banyak pengusaha menggunakan “izin jalur hijau” sebagai penyedia jasa makanan dan minuman ringan (KBLI Kedai Kopi), namun dalam operasionalnya secara ilegal menjual minuman beralkohol golongan B dan C

 

Pihaknya menyoroti lemahnya pengawasan pasca-penerbitan izin melalui sistem Online Single Submission (OSS). Menurutnya, kemudahan berizin jangan sampai disalahgunakan untuk merusak moralitas publik.

Baca Juga:  *Ketua BAPEMNUS Angkat Bicara, Terkait Isu Yang Beredar di Media Online*

 

“Kami melihat ada celah besar dalam pengawasan. Pengusaha mendaftar sebagai kedai kopi untuk mendapatkan kemudahan pajak dan lokasi di tengah pemukiman atau dekat kampus, tapi faktanya mereka menyediakan miras. Pak Pramono Anung tidak boleh hanya duduk diam di balik meja. Evaluasi perizinan ini harga mati! Jangan biarkan sistem birokrasi kita kecolongan oleh praktik bar terselubung,” ujar Arin Fahrul Sanjaya.

 

Poin-Poin Evaluasi yang Dituntut JNMM:

Dalam rilis ini, JNMM menyampaikan poin-poin teknis yang harus segera dijalankan oleh jajaran Pemprov DKI:

Sinkronisasi KBLI dan Fakta Lapangan: Mendesak Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) untuk mencocokkan kode KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) kedai kopi dengan aktivitas penjualan yang sebenarnya. Jika ditemukan botol miras di atas meja, izin harus langsung dibekukan.

Baca Juga:  Logika Sesat Konsep Pencemaran Nama Baik: Sebuah Kajian Kritis dalam Kasus Ijazah Jokowi

Audit Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol (IUP MB): JNMM mempertanyakan berapa banyak kedai kopi yang memiliki IUP MB resmi. “Kami menduga mayoritas coffeeshop ini menjual miras secara ilegal tanpa kontribusi pajak yang benar dan tanpa kontrol usia pembeli,” tegas Arin.

 

Zonasi Ketat Ruang Pendidikan: Menuntut Pramono Anung mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) yang melarang total penjualan alkohol dalam radius 500 meter dari institusi pendidikan dan tempat ibadah, tanpa pengecualian bagi kedai kopi bertopeng kafe.

 

Peringatan Keras Bagi Aparat Penegak Perda

Arin juga mengingatkan Satpol PP DKI Jakarta agar tidak menjadi “macan kertas” dalam menghadapi pengusaha nakal. JNMM mencurigai adanya potensi pungutan liar yang menyebabkan tempat-tempat ini tetap bebas beroperasi meski melanggar peruntukan izin.

Baca Juga:   " Ketua Bidang Perekonomian dan Investas" BAPEMNUS: Prihatin Terkait Isu Banjir di Sumatra dan Aceh   

 

“Evaluasi ini harus menyentuh hingga ke oknum di lapangan. Jika Pak Pramono serius ingin membenahi Jakarta, mulailah dengan membersihkan kedai-kedai kopi dari peredaran miras yang merusak nalar mahasiswa. Jakarta Pusat dan Jakarta Timur harus menjadi prioritas karena di sanalah pusat konsentrasi mahasiswa berada,” tambah Arin.

 

Lebih lanjut JNMM mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta memotret dan melaporkan kedai kopi yang menyalahi izin. JNMM akan membuka posko pengaduan digital untuk menampung bukti-bukti dari masyarakat yang akan diserahkan langsung kepada Pramono Anung.

 

“Kami tidak akan berhenti bersuara sampai ada langkah konkret berupa pencabutan izin bagi mereka yang membandel. Masa depan Jakarta tidak boleh ditukar dengan retribusi miras ilegal,” pungkas Arin Fahrul Sanjaya.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Power Up: Advanced Charging Solutions and Battery Tech Innovations
    TNI

    Power Up: Advanced Charging Solutions and Battery Tech Innovations

    • calendar_month Sab, 24 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Smart Homes: Beyond Automation to AnticipationIf 2023 could be summarized in the gadget space, it would be the year where our homes started truly “understanding” us. Gone are the days of generic automation. With advancements in AI, homes now anticipate needs. Your coffee machine knows when you’ve had a rough night and adjusts the brew […]

  • Will Cristiano Ronaldo Play Tonight in Al-Nassr vs Al-Ettifaq Saudi Pro League 2024-25 Match? 12.39 Play Button

    Will Cristiano Ronaldo Play Tonight in Al-Nassr vs Al-Ettifaq Saudi Pro League 2024-25 Match?

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Al Nassr failed to win major title with Cristiano Ronaldo in the squad. The Portuguese superstar has been incredible in front of the goal and led the league in goals scored in both his full seasons. Currently the side at the third position in the Saudi Pro League 2024-25 standings, with just 14 games remaining. […]

  • Demi Integritas Demokrasi terkait Kontroversi Ijazah Jokowi, Wilson Lalengke Kirim Surat Terbuka ke UNESCO dan ASEAN

    Demi Integritas Demokrasi terkait Kontroversi Ijazah Jokowi, Wilson Lalengke Kirim Surat Terbuka ke UNESCO dan ASEAN

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Jakarta – Demi menjaga transparansi demokrasi dan akuntabilitas hukum, jurnalis dan aktivis hak asasi manusia Indonesia, Wilson Lalengke, mengirimkan surat terbuka berisi proposal resmi kepada United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO), Association of South-East Asia Nations (ASEAN), dan anggota Parlemen Indonesia. Proposal tersebut dimaksudkan untuk mendesak pembentukan mekanisme penyelesaian kontroversi seputar dugaan ijazah […]

  • Luka Doncic’s 32-point night helps Lakers finally win in Denver

    Luka Doncic’s 32-point night helps Lakers finally win in Denver

    • calendar_month Rab, 15 Jan 2025
    • account_circle Dave McMenamin
    • visibility 138
    • 0Komentar

    DENVER — It took Luka Doncic only one quarter Saturday to match his highest scoring output from his first three games with the Los Angeles Lakers, tallying 16 points while L.A. built an early lead on the Denver Nuggets. He kept rolling from there — and so did the Lakers — as Doncic finished with a game-high 32 points […]

  • BAPEMNUS Desak Pemerintah Transparan Terkait Isu Bandara Khusus IMIP Morowali

    BAPEMNUS Desak Pemerintah Transparan Terkait Isu Bandara Khusus IMIP Morowali

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Jakarta, 5 Desember 2025 — Barisan Pemuda Mahasiswa Nusantara (BAPEMNUS) menyoroti isu pembangunan dan pengoperasian Bandara Khusus PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, yang belakangan menuai perhatian publik. Ketua Umum BAPEMNUS, Nabil Dean, S.Ap, menegaskan bahwa proyek bandara yang dikelola korporasi raksasa harus memenuhi seluruh ketentuan hukum, aspek keselamatan, serta […]

  • Gadgets on the Go: Top Tech for Business Travelers

    Gadgets on the Go: Top Tech for Business Travelers

    • calendar_month Sel, 21 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 384
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

expand_less