Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » IPMKU-Jakarta Geruduk Kejagung dan ESDM, Desak Usut Dugaan Pelanggaran PT TMS dan PT Askon di Konawe Utara

IPMKU-Jakarta Geruduk Kejagung dan ESDM, Desak Usut Dugaan Pelanggaran PT TMS dan PT Askon di Konawe Utara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 19 Okt 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar

JAKARTA — Ikatan Pemuda Mahasiswa Konawe Utara (IPMKU)-Jakarta menggelar aksi unjuk rasa pada Senin, 19 Oktober 2026, dengan mendatangi Kejaksaan Agung RI dan Kementerian ESDM RI.

‎Aksi tersebut merupakan bentuk desakan mahasiswa agar pemerintah dan aparat penegak hukum segera menindaklanjuti sejumlah persoalan yang mereka soroti di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.

‎Dalam orasinya, Pandi Bastian selaku penanggung jawab aksi menyampaikan beberapa tuntutan, terutama terkait aktivitas PT Tataran Media Sarana (TMS) dan afiliasinya, PT Askon, yang menurut IPMKU-Jakarta telah memunculkan persoalan di tengah masyarakat.

Baca Juga:  LIDIK Sultra Resmi Melaporkan Oknum Komisioner KPUD ke DKPP: Data Audit Internal KPU RI dan Bukti Transaksi Komisioner Resmi Diserahkan

‎IPMKU-Jakarta mendesak Kementerian ESDM RI untuk menghentikan kegiatan PT TMS bersama afiliasinya PT Askon atas persoalan konflik horizontal yang disebut telah berdampak pada terjadinya pembacokan terhadap warga Konawe Utara.

‎Mahasiswa menilai persoalan tersebut harus mendapat perhatian serius karena menyangkut keamanan dan ketertiban masyarakat.

‎Tak hanya itu, IPMKU-Jakarta juga mendatangi Kejaksaan Agung RI untuk mendesak tindak lanjut terhadap temuan BPK RI terkait dugaan kepalsuan dokumen IUP PT Tataran Media Sarana (TMS) di Kabupaten Konawe Utara.

Baca Juga:  PROYEK JEMBATAN SAMBANDETE DISOROT TAJAM, IPMKU-JAKARTA DESAK APARAT BONGKAR SELURUH PROSESNYA

‎Mereka meminta Kejaksaan Agung tidak membiarkan persoalan tersebut berhenti sebagai temuan administratif semata, melainkan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum.

‎Selain persoalan aktivitas perusahaan dan dokumen perizinan, IPMKU-Jakarta turut menyoroti keberadaan puluhan tenaga kerja asing (TKA) yang dikaitkan dengan PT Askon.

‎Mereka mendesak Direktorat Jenderal Imigrasi untuk memanggil dan memeriksa pimpinan PT Askon guna memastikan legalitas serta dokumen keimigrasian para TKA yang disebut berkaitan dengan konflik di wilayah Matarappe.

menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kontrol sosial mahasiswa terhadap persoalan yang terjadi di daerah.

Baca Juga:  Denda PT TMS Rp2,09 Triliun di Kabaena, KNPI Sultra Minta Kejelasan

‎Menurutnya, pemerintah dan aparat penegak hukum harus berani mengambil langkah konkret apabila hasil pemeriksaan nantinya menemukan adanya pelanggaran.

‎“Kami datang bukan untuk mencari keributan. Kami datang untuk memastikan persoalan di Konawe Utara tidak dibiarkan berlarut-larut. Jika memang ada pelanggaran, kami meminta aparat penegak hukum bertindak tegas sesuai hukum,” tegasnya.

‎IPMKU-Jakarta menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga ada kejelasan dan tindak lanjut dari instansi terkait.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Aksi Berjilid-jilid Terus Di Suarakan” GMII: Nilai KPK Tidak Tegas dalam Memberantas Korupsi

    “Aksi Berjilid-jilid Terus Di Suarakan” GMII: Nilai KPK Tidak Tegas dalam Memberantas Korupsi

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Jakarta, [28/11/25] – Gerakan Mahasiswa Intelektual Indonesia (GMII) kembali menunjukkan konsistensi perjuangan dalam mengawal dugaan tindak pidana korupsi di tubuh PT Antam Tbk. Setelah sebelumnya menggelar rangkaian aksi unjuk rasa jilid I dan jilid II, GMII lagi-lagi turun ke jalan dalam aksi besar jilid III di KPK RI dan Kejaksaan Agung RI, serta aksi jilid […]

  • “PPWI Sultra Desak Presiden Prabowo Perketat Penertiban Tambang Ilegal di Hutan Lindung”

    “PPWI Sultra Desak Presiden Prabowo Perketat Penertiban Tambang Ilegal di Hutan Lindung”

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Tambang Ilegal Merajalela di Hutan Lindung, PPWI Sultra Tantang Presiden Prabowo Evaluasi Satgas PKH. KENDARI — Menjelang rencana kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam agenda peresmian Kampung Nelayan di Kabupaten Konawe, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Sultra melayangkan surat terbuka kepada Presiden.   Dalam keterangan resmi […]

  • Hadiri Undangan Seminar dan Ulang Tahun Ke-18 PPWI, Bertemu Tokoh Jurnalis Senior Ali Syarief dan Sejumlah Dubes*

    Hadiri Undangan Seminar dan Ulang Tahun Ke-18 PPWI, Bertemu Tokoh Jurnalis Senior Ali Syarief dan Sejumlah Dubes*

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 277
    • 0Komentar

    _Oleh: Damai Hari Lubis, Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan Politik)_   Jakarta – Beberapa hari lalu, tepatnya pada Selasa (11/11/2025) di bilangan hotel berbintang di daerah Sunter (Jakarta Utara) saya hadiri ulang tahun ke-18 PPWI (Persatuan Pewarta Warga Indonesia) sekaligus acara seminar tentang program pemerintah MBG. Nampak pesertanya para pengurus daerah (Ketua Sekretaris Bendahara/KSB), […]

  • Dugaan Pelanggaran K3 Hingga Sebabkan Kematian, Ampuh Sultra Resmi Laporkan PT. TRK ke Ditjen Binwasnaker

    Dugaan Pelanggaran K3 Hingga Sebabkan Kematian, Ampuh Sultra Resmi Laporkan PT. TRK ke Ditjen Binwasnaker

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi melaporkan PT. Tambang Rejeki Kolaka (TRK) di Direktorat Jendral (Ditjen) Pembinaan dan Pengawasan Ketenaga Kerjaan (Binwasnaker) Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) pada Kamis, 18/12. Laporan tersebut memuat dugaan pelanggaran Ketenagakerjaan dan K3 oleh PT. Tambang Rejeki Kolaka (TRK) sebanyak 3 kali dalam delapan bulan terakhir. Hal itu […]

  • Kabid Hukum dan HAM PP GPI Meminta KPK Memanggil Raffi Ahmad dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai*

    Kabid Hukum dan HAM PP GPI Meminta KPK Memanggil Raffi Ahmad dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai*

    • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Jakarta,– Ketua Bidang Hukum dan HAM Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memanggil dan memeriksa “Raffi Ahmad” terkait munculnya nama yang bersangkutan dalam persidangan kasus dugaan suap dan gratifikasi importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.   Menurut Kabid Hukum dan HAM PP GPI, […]

  • Dugaan Penyalahgunaan Wewenang, Kejati Sultra Diminta Periksa Eks Kadis DPMPTSP Bombana.

    Dugaan Penyalahgunaan Wewenang, Kejati Sultra Diminta Periksa Eks Kadis DPMPTSP Bombana.

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Dugaan Penyalahgunaan Wewenang, Kejati Sultra Diminta Periksa Eks Kadis DPMPTSP Bombana. Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra untuk segera memanggil dan memeriksa mantan Krpala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kab. Bombana. Permintaan tersebut menyusul adanya polemik terhadap rekomendasi Kesesuaian Tata Ruang Daerah […]

expand_less