Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » *Desak Kejagung RI dan KPK RI Periksa Dugaan Korupsi Dana Desa Andumowu Tahun 2021–2025*

*Desak Kejagung RI dan KPK RI Periksa Dugaan Korupsi Dana Desa Andumowu Tahun 2021–2025*

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
  • visibility 135
  • comment 0 komentar

Jakarta, 6 Mei 2026 – Konsorsium Pemuda dan Mahasiswa Jakarta (KOMNAS – Jakarta) Puluhan masa mengelar aksi di depan kantor kejaksaan agung RI dan KPK RI bertandangnya kami ke kejaksaan agung RI dan KPK RI untuk mendesak aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) dan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI), untuk segera melakukan pemeriksaan dan penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi dana desa yang terjadi di Desa Andumowu, Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara.

 

Kevin alv menyampaikan Desakan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap prinsip transparansi, akuntabilitas, dan penegakan supremasi hukum dalam pengelolaan keuangan negara terkhusus pada sektor dana desa yang sejatinya diperuntukkan bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

 

Dugaan Penyimpangan Dana Desa.

Berdasarkan hasil penelusuran awal, ditemukan adanya indikasi lemahnya sistem pengawasan internal dalam pengelolaan Dana Desa di Desa Andumowu. Selain itu, transparansi dalam penyampaian laporan pertanggungjawaban kepada masyarakat dinilai masih sangat minim. Kondisi ini berpotensi bertentangan dengan prinsip keterbukaan informasi publik serta menghambat partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan terhadap jalannya pembangunan desa ujar kevin alv

Baca Juga:  Berkas Anton Timbang Sudah P-21, Massa Desak Kejagung Segera Tuntaskan Tahap II

 

Lebih lanjut, dugaan penyimpangan tersebut juga mencerminkan adanya potensi maladministrasi dalam tata kelola pemerintahan desa. Hal ini dapat dilihat dari kemungkinan tidak dilaksanakannya mekanisme perencanaan dan pelaksanaan pembangunan secara optimal sesuai dengan ketentuan yang berlaku, seperti musyawarah desa (musdes) dan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang seharusnya dilakukan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel.

 

Dugaan praktik penyimpangan pengelolaan dana desa tidak hanya berdampak pada aspek hukum, tetapi juga memiliki implikasi langsung terhadap pembangunan di tingkat desa. Terhambatnya pembangunan infrastruktur dasar serta menurunnya kualitas pelayanan publik menjadi konsekuensi nyata yang dirasakan oleh masyarakat. Dalam hal ini, masyarakat Desa Andumowu sebagai penerima manfaat utama justru mengalami kerugian akibat tidak optimalnya realisasi program pembangunan.

Baca Juga:  PROYEK JEMBATAN SAMBANDETE DISOROT TAJAM, IPMKU-JAKARTA DESAK APARAT BONGKAR SELURUH PROSESNYA

 

Apabila dugaan ini tidak segera ditindaklanjuti oleh pihak yang berwenang, maka berpotensi menimbulkan preseden buruk dalam tata kelola dana desa secara lebih luas. Selain itu, kondisi tersebut juga dapat melemahkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa serta aparat penegak hukum sebagai institusi yang bertanggung jawab dalam penegakan hukum dan keadilan.

 

Dalam konteks penegakan hukum, diperlukan pendekatan yang komprehensif, tidak hanya berfokus pada aspek represif (penindakan), tetapi juga pada aspek investigatif, seperti penelusuran aliran dana (follow the money). Pendekatan ini penting untuk mengidentifikasi secara menyeluruh pihak-pihak yang terlibat serta mengungkap pola penyimpangan yang terjadi.

 

Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis berupa pelaksanaan audit investigatif oleh lembaga yang berwenang, seperti Inspektorat maupun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), guna memastikan adanya kerugian keuangan negara secara objektif dan terukur. Audit ini juga berfungsi sebagai dasar dalam proses penegakan hukum selanjutnya.

Baca Juga:  Dugaan Pelanggaran K3 Hingga Sebabkan Kematian, Ampuh Sultra Resmi Laporkan PT. TRK ke Ditjen Binwasnaker

Sebagai bagian dari upaya mewujudkan transparansi dan akuntabilitas, partisipasi masyarakat juga menjadi elemen penting. Keterlibatan masyarakat dalam memberikan informasi dan data pendukung diharapkan dapat memperkuat proses pengawasan serta mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik.

 

Berdasarkan data dan informasi yang dihimpun oleh KOMNAS – Jakarta, terdapat dugaan kuat adanya penyimpangan dalam pengelolaan Dana Desa Andumowu sejak Tahun Anggaran 2021 hingga Tahun Anggaran 2025.

 

“Kami menegaskan bahwa tidak boleh ada pihak yang kebal hukum. Aparat penegak hukum harus segera bertindak tegas dan profesional dalam menangani dugaan korupsi ini,” ujar Kevin Alv KOMNAS – Jakarta.

Penutup

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menambang Dalam Kawasan Hutan Tanpa Izin,IMPH Desak Dirjen Minerba Untuk Tidak Mengeluarkan RKAB PT.AMI & PT.AMINDO

    Menambang Dalam Kawasan Hutan Tanpa Izin,IMPH Desak Dirjen Minerba Untuk Tidak Mengeluarkan RKAB PT.AMI & PT.AMINDO

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Menambang Dalam Kawasan Hutan Tanpa Izin,IMPH Desak Dirjen Minerba Untuk Tidak Mengeluarkan RKAB PT.AMI & PT.AMINDO   Jakarta, Senin (12/01/2026) — Ikatan Mahasiswa Peduli Hukum (IMPH) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba), Kementerian ESDM Republik Indonesia. Aksi tersebut menyoroti dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh PT Arga Moroni […]

  • “Penyelidikan Kasus Dana Hibah Janggal” LIDIK Sultra-Jakarta: Kejari Konawe Diduga Lindungi Komisioner KPUD Konut

    “Penyelidikan Kasus Dana Hibah Janggal” LIDIK Sultra-Jakarta: Kejari Konawe Diduga Lindungi Komisioner KPUD Konut

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 418
    • 0Komentar

    jakarta, 20/11/2025 LIDIK Sultra-Jakarta Menilai bahwa  Pernyataan Kejaksaan Negeri Konawe yang menyebut belum dapat menetapkan tersangka karena menunggu hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara (PKKN) menuai kritik keras dari Lembaga Intelektual Demokrasi Indonesia (LIDIK) Sultra Jakarta. ‎ ‎Robby Anggara atau yang kerap di sapa Robby, minta Kejari Konawe berhenti menyampaikan pernyataan spekulatif yang seolah-olah sudah […]

  • Ampuh Sultra Minta Kejari Konawe Usut Dugaan Korupsi Di Setda dan Sekretariat DPRD Konut Sebesar 700 Juta.

    Ampuh Sultra Minta Kejari Konawe Usut Dugaan Korupsi Di Setda dan Sekretariat DPRD Konut Sebesar 700 Juta.

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Ampuh Sultra Minta Kejari Konawe Usut Dugaan Korupsi Di Setda dan Sekretariat DPRD Konut Sebesar 700 Juta. Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menyoroti kasus dugaan korupsi yang terjadi di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo mengatakan berdasarkan data yang ada kasus dugaan korupsi di Sekretariat Daerah (Setda) […]

  • Mahasiswa dan Pemuda konawe utara Kepung Mabes Polri, Tuntut pencopotan Kapolres Konawe Utara

    Mahasiswa dan Pemuda konawe utara Kepung Mabes Polri, Tuntut pencopotan Kapolres Konawe Utara

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Jakarta – Gelombang desakan pencopotan Kapolres Konawe Utara kembali mencuat. Sejumlah elemen pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Corong Aspirasi Rakyat Sultra dan Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Hukum Sultra menggelar aksi unjuk rasa di depan Mabes Polri, Rabu (20/5/2026)   Dalam aksinya, massa menilai Kapolres Konawe Utara telah gagal total menjalankan tugas dan tanggung jawab […]

  •  ” Ketua Bidang Perekonomian dan Investas” BAPEMNUS: Prihatin Terkait Isu Banjir di Sumatra dan Aceh   

     ” Ketua Bidang Perekonomian dan Investas” BAPEMNUS: Prihatin Terkait Isu Banjir di Sumatra dan Aceh   

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 294
    • 0Komentar

     Jakarta,5,desember, 2025. Adrian Moita, menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra dan Aceh. Curah hujan ekstrem dalam beberapa hari terakhir menyebabkan tingginya debit sungai, meluapnya aliran air ke pemukiman, serta terganggunya jalur transportasi dan sektor perekonomian masyarakat. “Bencana banjir ini bukan hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga menyentuh aspek paling […]

  • Mediasi Kekeluargaan Digelar, Kades Unggulino Akui Kekhilafan dan Sampaikan Maaf

    Mediasi Kekeluargaan Digelar, Kades Unggulino Akui Kekhilafan dan Sampaikan Maaf

    • calendar_month Rab, 23 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    KONAWE, — Persoalan yang melibatkan anak warga dengan Kepala Desa Unggulino, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe, akhirnya diselesaikan melalui mediasi secara kekeluargaan. Kedua pihak sepakat mengakhiri persoalan tersebut secara damai setelah dilakukan pertemuan keluarga. Sebelumnya, persoalan tersebut menjadi perhatian setelah beredar rekaman video yang memperlihatkan situasi di sebuah rumah. Dalam rekaman, terlihat seorang anak berada di […]

expand_less