Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » *Desak Kejagung RI dan KPK RI Periksa Dugaan Korupsi Dana Desa Andumowu Tahun 2021–2025*

*Desak Kejagung RI dan KPK RI Periksa Dugaan Korupsi Dana Desa Andumowu Tahun 2021–2025*

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
  • visibility 62
  • comment 0 komentar

Jakarta, 6 Mei 2026 – Konsorsium Pemuda dan Mahasiswa Jakarta (KOMNAS – Jakarta) Puluhan masa mengelar aksi di depan kantor kejaksaan agung RI dan KPK RI bertandangnya kami ke kejaksaan agung RI dan KPK RI untuk mendesak aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) dan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI), untuk segera melakukan pemeriksaan dan penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi dana desa yang terjadi di Desa Andumowu, Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara.

 

Kevin alv menyampaikan Desakan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap prinsip transparansi, akuntabilitas, dan penegakan supremasi hukum dalam pengelolaan keuangan negara terkhusus pada sektor dana desa yang sejatinya diperuntukkan bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

 

Dugaan Penyimpangan Dana Desa.

Berdasarkan hasil penelusuran awal, ditemukan adanya indikasi lemahnya sistem pengawasan internal dalam pengelolaan Dana Desa di Desa Andumowu. Selain itu, transparansi dalam penyampaian laporan pertanggungjawaban kepada masyarakat dinilai masih sangat minim. Kondisi ini berpotensi bertentangan dengan prinsip keterbukaan informasi publik serta menghambat partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan terhadap jalannya pembangunan desa ujar kevin alv

Baca Juga:  Menambang Dalam Kawasan Hutan Tanpa Izin,IMPH Desak Dirjen Minerba Untuk Tidak Mengeluarkan RKAB PT.AMI & PT.AMINDO

 

Lebih lanjut, dugaan penyimpangan tersebut juga mencerminkan adanya potensi maladministrasi dalam tata kelola pemerintahan desa. Hal ini dapat dilihat dari kemungkinan tidak dilaksanakannya mekanisme perencanaan dan pelaksanaan pembangunan secara optimal sesuai dengan ketentuan yang berlaku, seperti musyawarah desa (musdes) dan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang seharusnya dilakukan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel.

 

Dugaan praktik penyimpangan pengelolaan dana desa tidak hanya berdampak pada aspek hukum, tetapi juga memiliki implikasi langsung terhadap pembangunan di tingkat desa. Terhambatnya pembangunan infrastruktur dasar serta menurunnya kualitas pelayanan publik menjadi konsekuensi nyata yang dirasakan oleh masyarakat. Dalam hal ini, masyarakat Desa Andumowu sebagai penerima manfaat utama justru mengalami kerugian akibat tidak optimalnya realisasi program pembangunan.

Baca Juga:  The Future of Mixed Reality: Blending the Virtual and the Real

 

Apabila dugaan ini tidak segera ditindaklanjuti oleh pihak yang berwenang, maka berpotensi menimbulkan preseden buruk dalam tata kelola dana desa secara lebih luas. Selain itu, kondisi tersebut juga dapat melemahkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa serta aparat penegak hukum sebagai institusi yang bertanggung jawab dalam penegakan hukum dan keadilan.

 

Dalam konteks penegakan hukum, diperlukan pendekatan yang komprehensif, tidak hanya berfokus pada aspek represif (penindakan), tetapi juga pada aspek investigatif, seperti penelusuran aliran dana (follow the money). Pendekatan ini penting untuk mengidentifikasi secara menyeluruh pihak-pihak yang terlibat serta mengungkap pola penyimpangan yang terjadi.

 

Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis berupa pelaksanaan audit investigatif oleh lembaga yang berwenang, seperti Inspektorat maupun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), guna memastikan adanya kerugian keuangan negara secara objektif dan terukur. Audit ini juga berfungsi sebagai dasar dalam proses penegakan hukum selanjutnya.

Baca Juga:  Dugaan Pelanggaran K3 Hingga Sebabkan Kematian, Ampuh Sultra Resmi Laporkan PT. TRK ke Ditjen Binwasnaker

Sebagai bagian dari upaya mewujudkan transparansi dan akuntabilitas, partisipasi masyarakat juga menjadi elemen penting. Keterlibatan masyarakat dalam memberikan informasi dan data pendukung diharapkan dapat memperkuat proses pengawasan serta mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik.

 

Berdasarkan data dan informasi yang dihimpun oleh KOMNAS – Jakarta, terdapat dugaan kuat adanya penyimpangan dalam pengelolaan Dana Desa Andumowu sejak Tahun Anggaran 2021 hingga Tahun Anggaran 2025.

 

“Kami menegaskan bahwa tidak boleh ada pihak yang kebal hukum. Aparat penegak hukum harus segera bertindak tegas dan profesional dalam menangani dugaan korupsi ini,” ujar Kevin Alv KOMNAS – Jakarta.

Penutup

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KRITIKAN KERAS TERHADAP AKTIVITAS PERTAMBANGAN PT. SCM DI ROUTA 

    KRITIKAN KERAS TERHADAP AKTIVITAS PERTAMBANGAN PT. SCM DI ROUTA 

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Routa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Kehadiran aktivitas industri pertambangan yang dilakukan oleh PT. Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara menuai sorotan keras dari Gerakan Mahasiswa Intelektual Indonesia. Organisasi tersebut menilai aktivitas pertambangan di kawasan Routa berpotensi besar mengancam keberlangsungan hidup anoa, satwa endemik khas Sulawesi Tenggara yang kiniberstatus dilindungi […]

  • “JKMS: Kembali Mempertanyakan Soal Laporan Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Konawe Fraksi PKB”

    “JKMS: Kembali Mempertanyakan Soal Laporan Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Konawe Fraksi PKB”

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 293
    • 0Komentar

    konawe,21,nov,2025, Jaringan Komunikasi Mahasiswa Sulawesi Tenggara (JKMS) Kembali Bertandang Ke Mapolda Sulawesi Tenggara, Terkait Dugaan Pemalsuan Ijazah Anggota DPRD Konawe. Dalam Aksi Tersebut Masa aksi Mempertanyakan Sampai dimana perkembangan Kasus Pemalsuan ijazah Anggota DPRD Konawe Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ketua umum JKMS, Irjal Ridwan, Mengatakan Bahwa Laporan Kami Sudah Dua bulan Namun sampai sekarang […]

  • Menambang Dalam Kawasan Hutan Tanpa Izin,IMPH Desak Dirjen Minerba Untuk Tidak Mengeluarkan RKAB PT.AMI & PT.AMINDO

    Menambang Dalam Kawasan Hutan Tanpa Izin,IMPH Desak Dirjen Minerba Untuk Tidak Mengeluarkan RKAB PT.AMI & PT.AMINDO

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Menambang Dalam Kawasan Hutan Tanpa Izin,IMPH Desak Dirjen Minerba Untuk Tidak Mengeluarkan RKAB PT.AMI & PT.AMINDO   Jakarta, Senin (12/01/2026) — Ikatan Mahasiswa Peduli Hukum (IMPH) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba), Kementerian ESDM Republik Indonesia. Aksi tersebut menyoroti dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh PT Arga Moroni […]

  • Innovations Leading Us Towards a Sustainable Future

    Innovations Leading Us Towards a Sustainable Future

    • calendar_month Rab, 1 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 622
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Sempat di Teror Dan Tolak Upaya Suap, PPI Ungkap Oknum Polisi Yang Terlibat Limbah di Kawasan Berikat Morosi

    Sempat di Teror Dan Tolak Upaya Suap, PPI Ungkap Oknum Polisi Yang Terlibat Limbah di Kawasan Berikat Morosi

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 182
    • 0Komentar

      Kritik dugaan pelanggaran aktifitas Kawasan Berikat Morosi, Pergerakan Pemuda Indonsia (PPI) Melalui ketua umumnya mengaku sempat mendapat teror dari orang tidak di kenal (OTK) bahkan ada upaya suap   Ketua Umum PPI, Sulkarnain mengaku dirinya di teror oleh sejumlah orang melalui aplikasi whatsaapp di handpone seluler miliknya   “Ada beberapa kali saya di telpon […]

  • Dugaan Penyalahgunaan Wewenang, Kejati Sultra Diminta Periksa Eks Kadis DPMPTSP Bombana.

    Dugaan Penyalahgunaan Wewenang, Kejati Sultra Diminta Periksa Eks Kadis DPMPTSP Bombana.

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Dugaan Penyalahgunaan Wewenang, Kejati Sultra Diminta Periksa Eks Kadis DPMPTSP Bombana. Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra untuk segera memanggil dan memeriksa mantan Krpala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kab. Bombana. Permintaan tersebut menyusul adanya polemik terhadap rekomendasi Kesesuaian Tata Ruang Daerah […]

expand_less