GMII Gelar Demonstrasi di Depan Kementerian Dalam Negeri, Desak Evaluasi Wakil Bupati Konawe Utara Terkait Pengelolaan Dana KONI
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rab, 17 Jun 2026
- visibility 105
- comment 0 komentar

Jakarta, 17 Juni 2026. Gerakan Mahasiswa Intelektual Indonesia (GMII) pada hari ini menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri), Jakarta. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah, khususnya dana yang dialokasikan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Konawe Utara.
Dalam aksi tersebut, massa GMII mendesak Menteri Dalam Negeri untuk melakukan evaluasi terhadap Wakil Bupati Konawe Utara yang juga menjabat sebagai Ketua KONI Kabupaten Konawe Utara. GMII menilai perlu adanya klarifikasi dan pemeriksaan menyeluruh terhadap pengelolaan anggaran KONI yang nilainya mencapai puluhan miliar rupiah guna memastikan seluruh penggunaan anggaran telah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Ketua Umum GMII, Edrian Saputra, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk kontrol sosial yang dilakukan mahasiswa untuk mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
“Kami meminta Kementerian Dalam Negeri untuk melakukan evaluasi terhadap pejabat daerah yang memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan anggaran publik apabila terdapat persoalan yang menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat. Transparansi merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap penyelenggara pemerintahan,” tegas Edrian Saputra dalam orasinya.
GMII juga mendesak agar dilakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap penggunaan dana hibah KONI Kabupaten Konawe Utara sehingga publik memperoleh kepastian mengenai perencanaan, realisasi, dan manfaat anggaran yang telah digunakan.
GMII menegaskan bahwa aksi ini dilakukan secara damai dan konstitusional sebagai bagian dari upaya mahasiswa dalam mengawal transparansi serta akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar