Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Mahasiswa dan Pemuda konawe utara Kepung Mabes Polri, Tuntut pencopotan Kapolres Konawe Utara

Mahasiswa dan Pemuda konawe utara Kepung Mabes Polri, Tuntut pencopotan Kapolres Konawe Utara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
  • visibility 174
  • comment 0 komentar

Jakarta – Gelombang desakan pencopotan Kapolres Konawe Utara kembali mencuat. Sejumlah elemen pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Corong Aspirasi Rakyat Sultra dan Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Hukum Sultra menggelar aksi unjuk rasa di depan Mabes Polri, Rabu (20/5/2026)

 

Dalam aksinya, massa menilai Kapolres Konawe Utara telah gagal total menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparat penegak hukum. Mereka menyebut berbagai persoalan kriminalitas, dugaan pembiaran peredaran narkotika, hingga lemahnya pengawasan terhadap berbagai aktivitas ilegal menjadi bukti nyata buruknya kinerja kepolisian di wilayah tersebut.

 

Koordinator lapangan sekaligus penanggung jawab aksi, Fauzan Dermawan, dalam orasinya menegaskan bahwa aksi tersebut bukan sekadar bentuk kritik, melainkan peringatan keras kepada institusi Polri agar segera mengambil langkah tegas demi menyelamatkan kepercayaan masyarakat terhadap hukum.

Baca Juga:  GMII Desak Dirjen Minerba Tolak Penerbitan RKAB CV. Unaaha Bakti Persada

 

“Kapolri tidak boleh tutup mata terhadap kondisi yang terjadi di Konawe Utara. Kami menilai Kapolres Konawe Utara gagal menjaga keamanan masyarakat dan gagal menegakkan hukum secara adil. Jika dibiarkan, maka kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian akan semakin runtuh,” tegas Fauzan Dermawan.

 

Fauzan juga menyoroti maraknya dugaan peredaran narkotika yang menurutnya telah merusak generasi muda di Konawe Utara. Ia menilai aparat kepolisian setempat terkesan lamban dan tidak serius dalam memberantas jaringan narkoba yang semakin meresahkan masyarakat.

 

“Bagaimana mungkin masyarakat bisa merasa aman jika narkotika beredar secara bebas dan penegakan hukumnya tidak maksimal? Ini bukan persoalan kecil. Ini menyangkut masa depan generasi muda dan keselamatan masyarakat Konawe Utara,” lanjutnya.

Baca Juga:  The Best Productivity Tools for Remote Work

 

Selain isu narkotika, massa aksi juga menyinggung berbagai dugaan tindak kejahatan lain yang dinilai semakin marak terjadi tanpa penanganan serius dari aparat kepolisian. Mereka menilai situasi tersebut menunjukkan lemahnya kepemimpinan di tubuh Polres Konawe Utara.

 

Dalam tuntutannya, massa mendesak Kapolri untuk segera:

1. Mencopot Kapolres Konawe Utara secara tidak hormat karena dianggap gagal menjalankan fungsi penegakan hukum.

2. Mengusut tuntas dugaan pembiaran terhadap peredaran narkotika di wilayah Konawe Utara.

3. Mengevaluasi secara menyeluruh kinerja aparat kepolisian di wilayah hukum Polres Konawe Utara.

4. Menjamin keamanan masyarakat serta mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

 

Aksi yang berlangsung di Mabes Polri tersebut mendapat perhatian dari masyarakat dan pengguna media sosial setelah sejumlah dokumentasi aksi mulai beredar luas. Massa membawa berbagai atribut demonstrasi dengan tulisan “Gagal Total” dan “Lawan Ketidakadilan, Tegakkan Hukum, Selamatkan Generasi” sebagai simbol kekecewaan terhadap kondisi penegakan hukum saat ini.

Baca Juga:  Masyarakat Desa Lelewawo, Kec.Batu Putih Kolaka Utara, Resmi Menutup Lahan, Yang di Serobot PT.Kasmar Tiar Raya. 

 

Sebagai penutup Fauzan Dermawan salah satu putra daerah konawe utara menegaskan bahwa aksi tersebut akan terus dikawal hingga ada langkah nyata dari Mabes Polri. Ia menyebut gerakan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemuda dan mahasiswa terhadap masa depan daerah serta upaya menyelamatkan marwah penegakan hukum.

 

“Kami akan terus bersuara sampai ada tindakan nyata. Jangan biarkan hukum tumpul ke bawah dan tajam ke atas. Masyarakat Konawe Utara berhak mendapatkan rasa aman dan penegakan hukum yang benar-benar berpihak kepada rakyat,” tutup Fauzan.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinilai Abaikan K3 Hingga Mengakibatkan Laka Kerja Bagi Karyawannya, PT. TRK Diadukan ke Binwas Kemenaker RI.

    Dinilai Abaikan K3 Hingga Mengakibatkan Laka Kerja Bagi Karyawannya, PT. TRK Diadukan ke Binwas Kemenaker RI.

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 299
    • 0Komentar

      Dinilai mengabaikan penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sehingga mengakibatkan Kecelakaan Kerja (Laka Kerja) bagi karyawannya, PT. Tambang Rejeki Kolaka (TRK) di adukan ke Direktorat Jendral Pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Kesehatan dan Keeelamatan Kerja (Ditjen Binwaskaner dan K3) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Pengaduan tersebut dilayangkan oleh Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) […]

  • Pandi Bastian Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum HIMA Sultra-Jakarta Periode 2026–2026

    Pandi Bastian Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum HIMA Sultra-Jakarta Periode 2026–2026

    • calendar_month Sab, 10 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    JAKARTA— Estafet kepemimpinan Himpunan Mahasiswa Sulawesi Tenggara (HIMA Sultra)–Jakarta memasuki babak baru. Pandi Bastian, resmi terpilih sebagai Ketua Umum HIMA Sultra–Jakarta periode 2026–2028 melalui Musyawarah Besar (MUBES) ke-IV HIMA Sultra–Jakarta. ‎Terpilihnya Pandi Bastian menjadi salah satu momentum penting dalam perjalanan organisasi mahasiswa Sulawesi Tenggara di Jakarta. Kepercayaan tersebut sekaligus menjadi simbol regenerasi kepemimpinan dan harapan […]

  • Warga Wawonii Gelar Aksi Penudukan, Tolak Tambang Nikel Meskipun MA Tolak PK PT GKP

    Warga Wawonii Gelar Aksi Penudukan, Tolak Tambang Nikel Meskipun MA Tolak PK PT GKP

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Konawe kepulauan ||Masyarakat Pulau Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara, menegaskan perlawanan terhadap aktivitas pertambangan nikel melalui aksi pendudukan di area bekas Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) PT Gema Kreasi Perdana (GKP) pada Jumat (20/11/2025). Aksi ini menyusul putusan Mahkamah Agung Nomor 83 PK/TUN/TF/2025 tertanggal 4 November yang menolak Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan […]

  • Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse
    DPR

    Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse

    • calendar_month Kam, 8 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 567
    • 0Komentar

    Twelve-year-old Do’a Atef spends her days knocking on doors begging for food, or gathering firewood from a dusty hill near a refugee camp outside Rafah, in southern Gaza, to cook the few tomatoes and peppers given to her by strangers. Do’a told NBC News that she was displaced from her home in Beit Lahia in […]

  • Masyarakat Desa Lelewawo, Kec.Batu Putih Kolaka Utara, Resmi Menutup Lahan, Yang di Serobot PT.Kasmar Tiar Raya. 

    Masyarakat Desa Lelewawo, Kec.Batu Putih Kolaka Utara, Resmi Menutup Lahan, Yang di Serobot PT.Kasmar Tiar Raya. 

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 551
    • 0Komentar

    Masyarakat Desa Lelewawo, Kec.Batu Putih Kolaka Utara, Resmi Menutup Lahan, Yang di Serobot PT.Kasmar Tiar Raya.   Ratusan Masyarakat Yang Tergabung dalam Lembaga Aliansi Masyarakat Desa Lelewawo Kecamatan Batu Putih Kabupaten Kolaka Utara Resmi Menutup Aktivitas Pertambangan PT.Kasmar Tiar Raya (PT.KTR) yang memasuki Lahan Milik masyarakat Desa Lelewawo.   Aktivitas Pertambangan PT.KTR sebelumnya telah memasuki […]

  • “Main Ilegal di Balik Proyek Besar? PT KNI dan Aliran Material ke IPIP Dipertanyakan”

    “Main Ilegal di Balik Proyek Besar? PT KNI dan Aliran Material ke IPIP Dipertanyakan”

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Dugaan praktik pertambangan ilegal kembali mencuat dan memantik kemarahan publik. PT Kolaka Nikel Indonesia (KNI) diduga kuat melakukan eksploitasi batuan (Galian C) tanpa izin resmi di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik PT Surya Lintas Gemilang (SLG). Aktivitas tersebut dinilai sebagai bentuk pelanggaran serius yang tidak hanya menyerobot hak perusahaan lain, tetapi juga mencederai hukum […]

expand_less